PALOPO.Lintera News | Polres Palopo memberikan update informasi terkini mengenai kecelakaan minibus yang terperosok ke dalam jurang di poros Toraja – Palopo, KM 14, Kelurahan Battang, Kecamatan Battang Barat, Kota Palopo, pada Selasa (3/12) dini hari.

Setelah kejadian tersebut, 3 penumpang dilaporkan meninggal di lokasi kecelakaan, sementara 2 lainnya meninggal di rumah sakit. 1 (Satu) penumpang selamat hanya mengalami  luka ringan , dan 3 penumpang lainnya, termasuk sopir dan kondektur, sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bintang Laut dan Palammae, Kota Palopo.

Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin,mengatakan bahwa jumlah korban meninggal bertambah menjadi 5 orang,setelah korban yang bernama Gusty Alik (30) dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Bintang Laut  setelah mengalami luka berat di bagian perut, pinggang, kepala, dan dahi

“Ada tambahan 1 korban meninggal dunia tadi malam di Rumah Sakit Bintang Laut, sehingga total korban meninggal akibat kecelakaan tersebut  menjadi 5 orang,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyatakan bahwa pihak kepolisian masih belum mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan karena sopir yang menjadi saksi utama masih dalam perawatan intensif.

“Tim Satlantas Polres Palopo belum bisa mengungkap motif kecelakaan karena sopir masih dirawat,” jelasnya.

Selain itu, Kapolres mengimbau kepada para pengendara, terutama yang akan melakukan perjalanan ke Toraja menjelang Natal dan Tahun Baru, untuk berhati-hati. Kondisi jalan yang masih dalam perawatan dan cuaca yang terus hujan dapat menyebabkan tanah menjadi labil.

” Dihimbau kepada pemudik Natal dan Tahun Baru yang melakukan perjalanan ke Toraja agar berhati – hati.Untuk pengendara yang membawa muatan berlebih agar tidak melewati jalur ini. Kami lebih mengutamakan keselamatan dan kestabilan jalan agar tidak ada kejadian serupa pada pemudik Natal dan Tahun Baru,” imbuhnya

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satlantas Polres Palopo, lima penumpang yang meninggal dunia adalah :

1.Semi Salu Pasangka (30),Penumpang ,mengalami luka parah di punggung dan patah tulang paha.

2.Deby Pare (60),Penumpang ,mengalami luka serius di kepala dan tubuh.

3.Dina Taruk (65),Penumpang mengalami luka di kepala, meninggal di rumah sakit.

4.Agung Pratama (26) Penumpang ,amputasi kaki, luka parah di kepala.

5.Gusty Alik (30),Penumpang mengalami luka terbuka pada perut kiri, pinggang kiri, kepala belakang, dan robek di dahi.

Korban luka yang masih di rawat secara intensif di rumah sakit kota Palopo adalah :

6.Samuel Allu (52) ,Penumpang ,Warga Dendepaku,Toraja Utara mengalami luka lecet pada dahi ,lecet pada tangan dan saat ini dirawat secara intensif di rumah sakit Pallammai Kota Palopo

7.Aleng Rannuh (24) Kondektur, mengalami luka bengkak ,keseleo paha kiri dan dirawat di Rs.Pallammai Kota Palopo

8.Rusfianus Simak (35) ,Sopir Bantu , Warga Rindingkalau ,mengalami luka terbuka punggung kaki,robek alis kiri,robek pada dahi dan dirawat di Rs.Bintang Laut Kota Palopo

9.Yusuf Toding (39) ,Sopir ,Warga Dendepaku mengalami luka lecet kepala samping kanan ,nyeri tekan bagian belakang dan masih dalam perawatan di Rs.Palammai Kota Palopo

Semoga kejadian ini menjadi perhatian bagi para pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan.( F Suade )