PALOPO,Linteranews | Ular berbisa cincin emas memasuki salah satu ruangan di RSUD Sawerigading, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Damkar menyebut, insiden tersebut telah terjadi sebanyak 4 kali.

“Kali ini ular cincin emas, khusus yang ditangani damkar sudah 4 kali evakuasi ular di RSUD Sawerigading semenjak RSUD itu ada,” kata Kepala Dinas Damkar, Rachmad awak media  Kamis (12/2/2026).

Ular cincin emas tersebut dievakuasi Damkar di ruang radiologi RSUD Sawerigading Palopo pada Rabu (11/2). Rachmad menyebut, mendapat informasi pertama kali dari seorang karyawan RSUD bernama Nur Alam.

“Diterima laporan pada pukul 08.45 Wita, proses evakuasinya sebentar karena ular habis ganti kulit jadi cenderung pasif,” jelasnya.

Rachmad mengungkapkan, ular yang kerap kali memasuki memasuki RSUD Sawerigading cukup berbisa. Tambahnya, penemuan ular tersebut disebabkan banyaknya lahan kosong disekitar rumah sakit.

“Memang dulu habitatnya disitu, hutan gunung. Sekarang juga masih banyak lahan kosong sekitar situ,” bebernya.

*Berikut Rangkaian Ular Masuk ke RSUD Saweigading*

*Black Boiga Muncul di Musala RS*

Kemunculan ular jenis Black Boiga pertama kali muncul dilaporkan pada Minggu (12/2/2023) sekitar pukul 21.00 Wita. Ular berbisa itu muncul di Musala RSUD Sawerigading.

“Menerima laporan adanya ular jenis Black Boiga berukuran 1 meter di Musala RSUD Sawerigading Palopo,” ujar Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Palopo, Nur Tandiwajang dalam keterangannya kepada wartawan.

Beruntung ular tersebut tidak sampai menyerang atau melukai warga meski kemunculannya bikin heboh. Damkar Palopo yang mendapat laporan bisa mengevakuasi binatang melata itu.

“Ular berhasil dievakuasi Tim Rescue Damkar Kota Palopo,” tambahnya.

*Ular Masuk di Ruang Perawatan*

Ular Black Boiga sepanjang 1,4 meter kembali bikin panik saat muncul pada Kamis (27/4/2023) sekitar pukul 23.40 Wita. Ular berbisa itu memasuki ruang perawatan Flamboyan RSUD Sawerigading Palopo.

“Jadi ular itu berstatus ular berbisa menengah jenis Black Boiga ukurannya kurang lebih 1,4 meter dan masuk kamar perawatan rumah sakit,” papar Nur.

Nur mengaku pihaknya terlambat mendapat laporan. Saat Damkar Palopo turun ke lokasi, ular Black Boiga sudah dibunuh warga yang telanjur panik.

“Katanya mereka bunuh menggunakan kayu karena sudah panik,” ungkapnya.

*Ular Merayap Nyaris ke Kamar Pasien*

Ular berbisa jenis Black Boiga juga dilaporkan nyaris masuk ke kamar pasien RSUD Sawerigading Palopo pada Selasa (12/4) sekitar pukul 23.00 Wita. Personel Damkar Palopo turun ke lokasi usai menerima laporan dari sekuriti RS.

“Tadi malam kami evakuasi ular hitam Black Boiga di pekarangan RS Sawerigading dan hampir masuk kamar pasien, sekitar 1 meter panjangnya,” kata Tim Rescue Damkar Palopo, Rabu (12/4).

Awalnya ular itu sempat masuk ke rumah masjid hingga merayap masuk area RS. Keluarga pasien dibuat kaget atas kemunculannya hingga belakangan petugas mengevakuasi ular tersebut.

“Ada keluarga pasien yang melihat itu kemudian lapor satpam rumah sakit dan langsung menghubungi kami,” sebutnya.

Arif mengatakan ular menjadikan area RS sebagai sarang. Apalagi di kawasan tersebut dikatakan banyak tumpukan barang hingga sampah.

“Makanya kami sampaikan pihak RS dan warga setempat agar sering membersihkan pekarangan. Jangan sampai ada yang menumpuk karena biasanya itu jadi rumahnya ular,” jelasnya.(*)