LUWU UTARA.Lintera News |Keluhan masyarakat mengenai cepat habisnya isi tabung gas LPG kembali mencuat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Luwu Utara. Beberapa faktor diduga menjadi penyebabnya, seperti pengurangan isi tabung, penggunaan tabung kadaluwarsa, hingga pemakaian selang yang tidak sesuai standar. Namun, dugaan kuat muncul bahwa ada praktik pengurangan isi tabung yang dilakukan oleh oknum pelaku usaha isi ulang.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Forum LSM – PERS Kabupaten Luwu Utara, Samsir Soni, meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap proses pengisian gas LPG. Ia menekankan pentingnya langkah konkret untuk memastikan kualitas dan kuantitas LPG yang diterima masyarakat sesuai standar.

“Dengan pengawasan yang ketat dari pemerintah dan pihak terkait, diharapkan praktik kecurangan dalam pengisian gas LPG dapat dicegah, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” tegas Samsir Soni, Minggu (2/2/25).

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam pengisian atau distribusi LPG. Pengawasan yang ketat serta edukasi yang baik diharapkan dapat menciptakan distribusi LPG yang lebih transparan dan aman bagi konsumen.(***)