PALOPO LINTERA NEWS — Ada yang miris dalam silaturahmi yang digelar paslon nomor urut 4, Trisal-Ome. Dimana kuli bangunan di Kecamatan Bara, Kelurahan Temmalebba kesulitan mendapat pekerjaan lantaran sejumlah proyek fisik di Kota Palopo dikerjakan orang luar bahkan tukang atau kulinya bukan orang Palopo.

Contoh kecil, ungkap para tukang, disaat pembangunan Kantor Camat Bara beberapa bulan lalu, itu kebanyakan bukan orang Palopo yang bekerja, tapi orang dari luar Kota Palopo. “Jika nantinya bapak Trisal-Ome terpilih jadi Walikota dan Wakil Walikota, sebaiknya kami diberdayakan. Apalagi potensi tenaga kerja kita tidak kalah pak. Kenapa mesti pakai banyak orang luar daerah,” harap sejumlah kuli bagunan yang tingga di Kecamatan Bara, Rabu 25 September 2024 malam.

Merespan hal ini, Ome yang didampingi Andi Taufiq mengatakan akan berkomitmen memaksimalkan potensi tenaga kerja lokal. Kalau perlu dirinya akan membuat kesepakatan dengan pengusaha dan para kontraktor proyek agar memakai pekerja lokal. “Saya tidak ingin tenaga lokal hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Karena dengan membedayakan pekerja lokal, dengan begitu juga meminimalisir atau menurunkan secara signifikan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Palopo. Terima kasih atas aspirasinya. Intinya, warga yang mengalami kekurangan pendapatan tentu akan memicu ekonomi tak berputar. Jadi memang berdampak jika mereka, tukang bangunan tidak diberdayakan,” katanya. (wan/syahrir)