PALOPO LinteraNews — SAGENA CUP 2025 di halaman Sekolah Islamic Center Kota Palopo telah dibuka Sabtu 19 April 2025. Sawerigading Archery Generation (SAGENA) ini merupakan salah satu klub panahan di Kota Palopo.

Diketahui bahwa penyelenggaraan SAGENA ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Palopo Ke-23 yang mengangkat teman “Meraih Prestasi dengan Semangat Ukhuwah dan Silaturahmi”. Tujuannya mengharapkan ridho Allah SWT memperingati Hari Jadi Kota Palopo Ke-23, mempererat silaturrahmi para pemanah serta saling menguatkan dan memotivasi dan mensyiarkan sunah Nabi Muhammad SAW.

Pj. Wali Kota Palopo, Drs. H. Firmanza yang menghadiri pembukaan tersebut mengatakan SAGENA CUP 2025 merupakan agenda dari Sagena dan menjadikan satu momentum dalam memperingati Hari Jadi Kota Palopo Ke-23 untuk mempererat silaturrahmi para pemanah dari berbagai daerah. Sagena tidak hanya bergerak di bidang panahan, tetapi juga bergerak di bidang sosial kemasyarakatan yang terdampak bencana.

“Bagi para peserta yang berasal dari Kota Palopo saya mengingatkan untuk tetap menjaga kedamaian. Terima kasih kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, dan kepada seluruh peserta selamat bertanding. Bukan hanya menjadi juara, tetapi juga menjaga sportivitas,” kata Pj. Wali Kota Palopo dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Sagena Periode 2024-2027, Masri Imran, S.Pi mengapresiasi untuk seluruh Pengurus dan Panitia Sagena Cup 2025 yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan telah melampaui ekspektasi. “Karena pesertanya bukan hanya dari Provinsi Sulawesi Selatan, namun Peserta juga hadir dari luar Provinsi Sulawesi Selatan. Saya ucapkan selamat datang di Kota Palopo. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami selaku tuan rumah dan semoga kegiatan ini merupakan awal dari kegiatan selanjutnya,” katanya.

Diketahui kegiatan ini diikuti oleh 257 peserta dari berbagai daerah, diantaranya Kab. Luwu, Kab. Luwu Utara, Kota Makassar, Kab. Enrekang, Kab. Soppeng, Kab. Gowa, Kab. Wajo dan Tuan Rumah Kota Palopo. Adapun peserta yang berasal dari luar Provinsi Sulawesi Selatan yaitu dari Palembang, Kalimantan Timur, Gorontalo, Konawe, Sulawesi Utara, serta Timika, Papua. (rls/one)