WALENRANG,Lintera News | Seorang warga bernama Ifwanul Gunawan tewas gegara perang antar Desa di Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Selain itu, 3 warga lainnya turut menagalami luka parah imbas perang tersebut.
“Iya ada tawuran antar warga personil sudah 2 malam disana, sudah ada korban jiwa yang tewas diduga gegara senapan angin,” kata Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung Senin (6/4/2026).
Warga yang berkonflik yakni warga Desa Kalibamamase dan Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Luwu. Perang tersebut awalnya pecah di Jalan Trans Sulawesi, depan Pasar Karetan pada Jumat (3/4) malam.
“Yang terlibat konflik itu pemuda Dusun Jaya dan Dusun Karetan. Keduanya bertetangga desa dan hanya dibatasi oleh jalan trans Sulawesi, sehingga terjadi kemacetan sekitar 3 kilometer,” jelasnya.
“Pas jumat, tawuran kedua kelompok tersebut menggunakan batu, busur, senapan angin dan senjata rakitan jenis papporo dan petasan,” tambahnya.
Yakobus menuturkan, pada Sabtu (4/4) malam, konflik kembali pecah. Sambungnya, saat itulah salah satu warga dikabarkan tewas akibat terkena senapan angin.
“Pas Sabtu, jumlah massa diperkirakan mencapai 200 orang lebih, dan kedua bela pihak kembali melakukan penutupan jalan poros Trans Sulawesi, serta membangun posisi pertahanan masing-masing,” bebernya.
“Sehingga satu orang meninggal dunia, serta 3 orang mengalami luka dari kedua bela pihak serta beberapa rumah dan kios jualan disekitar lokasi terkena lemparan batu,” sambungnya.
Yakobus menjelaskan, akibat kejadian tersebut, pihak Polres Luwu terus melakukan penjagaan ketat disekitar lokasi kejadian. Dia juga menambahkan, saat ini tengah melakukan pencarian terkait penyebab konflik tersebut.
“Saat ini kami telah melakukan langkah pengamanan berupa penyekatan di titik-titik perbatasan kedua desa, patroli rutin serta pemantauan instensif. Dan sampai sekarang masih stay di Polsek Walenrang,” tutupnya.(*)

