PALOPO LINTERANEWS — Tahapan kampanye dimulai sejak 25 September dan akan berakhir Rabu, 23 November 2024 mendatang. Selama kampanye situasi aman dan kondusif tetap tercipta di Kota Palopo. Namun demikian, pihak Polres Palopo tak ingin lengah dan selalu mengingatkan kepada masing-masing pendukung paslon agar tidak melakukan kampanye hitam.
“Setelah tahapan kampanye, ada minggu tenang hingga pemungutan suara, serta jadwa penetapan calon terpilih. Nah, guna memastikan situasi tetap kondusif, potroli kita tingkatkan, langkah ini bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya gesekan sesama pendukung paslon dan tindak kejahatan lainnya,” tegas Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, Senin 30 September 2024 kemarin dihadapan sejumlah awak media, tepatnya di warung kopi depan Mako Polres Palopo.
Selain menjaga keamanan, Kapolres Palopo juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika ada hal yang mencurigakan. “Keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat semata, tapi tanggungjawab kita bersama. Olehnya itu, sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” imbau perwira dua melati di pundak ini.
Kapolres Palopo mengingatkan lagi dalam pesta demokrasi ini jangan sekali-kali dinodai dengan perilaku yang tidak baik, seperti money politik, black campaign (kampanye hitam), ujaran kebencian di medsos, intimidasi hingga isu sara. “Mari ciptakan demokrasi yang baik, jangan melakukan propaganda dan provokasi. Jika nantikan ada yang melakukan hal-hal tersebut, saya tidak segan-segan bertindak sesuai koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.
Seperti diketahui, KPU Kota Palopo menetapkan empat pasangan calon (Paslon) dengan nomor urut 1 Putriana Hamda Dakka – Haidir Basir, 2 Farid Kasim-Nurhaeni, 3 Rahmat Masri Bandaso – Andi Tenri Karta, sementara nomor urut 4 berpihak kepada pasangan Palopo Baru, Trisal Tahir – Akhmad Syarifuddin Daud (Ome). (waone)


