PALOPO LinteraNews — Deklarasi damai jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkwalkot Palopo berlangsung Rabu 7 Mei 2025. Momen tersebut dihadiri Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., Kajati Sulsel, Agus Salim, KPU, Bawaslu serta empat pasangan calon Wali Kota Palopo.

Dihadapan para hadirin, Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan agar semua pasangan calon (Paslon) berkomitmen menciptakan PSU damai dengan melibatkan berbagai pihak, seperti KPU, Bawaslu, aparat keamanan, para calon, tim sukses, dan pendukung.

“Saya percaya tentunya semua paslon sepakat ingin PSU Palopo berjalan damai dan aman. Dan saya tekankan juga jaga netralitas. Paslon juga harus memberikan contoh bagaimana bersaing secara sehat. Hindari ujaran kebencian,” imbau Gubernur.

Selain itu, Gubernur meminta semua calon melapor jika menemukan kecurangan. Kepada penyelengara sebaiknya bekerja secara profesional dan transparan demi menjaga kepercayaan publik.

“Pemilihan yang curang tidak akan diterima Gubernur definitif seperti saya. Dan para calon jangan dikompori oleh pendukung, karena yang masalah bukan calonnya tapi pendukungnya. Jangan bikin kata-kata provokatif. Bersaing program saja tidak usaha horisontal. Misalnya, soal mengatasi soal banjir. Lebih baik adu argumen saja,” ucap Gubernur.

Apalagi Gubernur melihat gelar dan pendidikan calon tinggi dan hebat. Namun, menurut Gubernur, sekolah Itu tanda bahwa kita pernah berlajar, tapi tanda untuk berpikir bagaimana prilaku sekarang jadi calon. Gelar itu bisa bersusun-susun tapi itu tanda bahwa kita pernah sekolah, tapi tanda untuk berpikir relepan ndak dengan gelarnya. (One)