PALOPO, Lintera News | Wali Kota Palopo, H. Naili, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau kondisi jembatan yang ambruk di ruas jalan Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, pada Senin, 13 Oktober 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota turut didampingi oleh Anggota DPRD Kota Palopo dari Fraksi Demokrat, Bata Manurun. Mereka bersama-sama melihat langsung kondisi jembatan yang ambruk pada Juni 2025 lalu. Jembatan ini diketahui menghubungkan Kelurahan Mancani dengan sejumlah kelurahan lainnya dan berperan penting dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.

Walikota H.Naili Bersama Anggota DPRD Kota Palopo Fraksi Demokrat Bata Manurun Saat Meninjau Jambatan Ambruk di Kelurahan Batu Walenrang

Di sela-sela tinjauannya, Anggota DPRD Kota Palopo.Bata Manurun,menjelaskan bawa jembatan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak lagi berfungsi sebagai jalan alternatif, melainkan sudah menjadi jalur utama yang digunakan oleh masyarakat dari Kelurahan Batu Walenrang dan Mancani.

“Jalan ini bukan lagi jalan cadangan. Ini sudah menjadi akses utama bagi masyarakat di dua kelurahan ini. Banyak warga yang mengandalkannya, baik untuk mengangkut hasil kebun maupun anak-anak yang pergi ke sekolah,” ujar Bata Manurun saat diwawancarai di lokasi.

Ia juga menyampaikan bahwa warga sangat berharap agar jembatan yang ambruk tersebut dapat segera diperbaiki. Selain untuk mempermudah distribusi hasil pertanian, jalan ini juga menjadi jalur tercepat dan paling layak dilalui oleh pelajar yang bersekolah di Kota Palopo maupun sekitarnya, karena sudah beraspal dan menunjang kenyamanan berkendara.

Bata Manurun yang akrab di sapa Batman mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Palopo telah menyusun perencanaan perbaikan jembatan tersebut. Rencana pembangunan telah dibahas bersama DPRD, dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 mendatang melalui alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palopo.

“Pemerintah sudah menyiapkan rencana teknis dan penganggarannya. Insya Allah, tahun 2026 jembatan ini akan mulai dibangun kembali dengan dana APBD,” pungkas Batman.

Lanjut Bata Manurun,perbaikan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palopo untuk membenahi infrastruktur dasar, terutama akses transportasi yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat di daerah pinggiran kota.

“Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Akses jalan dan jembatan seperti ini harus menjadi prioritas karena menyentuh langsung kehidupan dan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Palopo bertekad untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah kota.(Fs)