*Berhadia Paket Umroh dan Uang Tunai Jutaan Rupiah
MAROS Lintera News –— Sebanyak 1.044 peserta dari 24 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti perlombaan seni membaca Al-Qur’an atau Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Maros. Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo mengirim 100 kafilahnya.
Festival MTQ XXXIV ini dibuka Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid, tepatnya Ahad 12 April 2026 lalu. Pembukaan MTQ berlangsung di Kabupaten Maros, ini bertujuan mengagungkan kitab suci dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran serta mempererat silaturahmi.
Dalam agenda pembukaan panitia MTQ menghadirkan artis Hafad Alwi yang menambah meriahnya suasana pembukaan. Perwakilan dari Palopo hadir didampingi Kabag Kesra Setda Palopo, Irpandi dan Kasi Bimas Islam Muh. Aslam.
Plt. Kakan Kemenag Kota Palopo H. Usman Senong yang hadir dalam pembukaan mengapresiasi kinerja para official, pendamping dan seluruh personil yang ikut bekerja dalam satu kepanitiaan baik itu dari teman-teman Kementerian Agama maupun dari Pemerintah Kota.
Ia menjelaskan bahwa festival MTQ selain sebagai syiar juga merupakan momentum yang sangat berharga untuk menguatkan komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam setiap aspek kehidupan. “Saatnya kita kembali menguatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, kita bangun generasi Qur’ani yang berkarakter,” ucapnya.
Kehadiran serta kesiapan peserta yang hadir di Kab. Maros ini adalah buah kerjasama team, dengan upaya bersama Kafila Kota Palopo di harapkan mampu memberikan yang terbaik .
Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengapresiasi kesiapan Kabupaten Maros sebagai tuan rumah MTQ ke-34 yang mengusung tema “Al-Qur’an Berdampak Menuju Umat Masa Depan”
Ajang MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana memperkuat karakter generasi Qur’ani dan ukhuwah Islamiyah, mendorong gerak ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.
Di sisi teknis, Kakanwil menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dewan hakim demi menjaga kredibilitas lomba agar mampu melahirkan qari/qariah terbaik yang siap mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum penting untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.
Dirinya memberikan apresiasi tinggi kepada Kabupaten Maros sebagai tuan rumah dan berharap ajang ini menjadi batu loncatan bagi kafilah Sulsel untuk menembus posisi 3 besar di tingkat nasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Sulsel juga menyiapkan bonus berupa uang tunai puluhan juta rupiah hingga paket umroh bagi para pemenang. (rls/him)

