PALOPO LinteraNews — Siapa sangka sosok Hj. Naili Trisal akan menjadi orang nomor wahid di Kota Palopo. Sebagai wakilnya adalah Akhmad Syarifuddin Daud (Ome). Untuk mencapai posisi tersebut tidaklah mudah, tentu melalui dedikasi, kerja keras, dan dukungan yang kuat dari masyarakat.

Ibu Naili merupakan alumni SMKN 1 Palopo. Kendati berlatar belakang Ibu Rumah Tangga (IRT) plus komisaris perusahaan, ia mampu membuktikan bahwa IRT juga bisa bertarung di dunia politik bahkan diatas kertas berhasil meraih 50,48 persen suara mengalahkan tiga rivalnya di bursa Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilwakot Palopo, Sabtu 24 Mei 2025 lalu.

Sebagai perempuan pertama yang akan memimpin Kota Palopo, srikandi Partai Gerindra ini ternyata punya tekad dan niat yang tulus untuk membangun tanah kelahirannya. Kendati kerap “diserang” fitnah, dizolimi hingga direndahkan di media sosial, namun Naili Trisal tenang menghapinya. Itu karena niat dan tekadnya sudah bulat ingin membangun Kota Palopo jauh lebih baik kedepan.

“Jangan lihat saya sebagai ibu rumah tangga, tapi lihat niat saya yang ingin membangun Kota Palopo jauh lebih baik,” ucap Naili dalam debat PSU beberapa waktu lalu.

Ibu Naili sendiri sedang menempuh pendidikan di Universitas Jayabaya, Jakarta Timur, semester 4 jurusan Psikologi, sedangkan putra sulungnya Raihansya menempuh pendidikan di luar negeri dan menyandang gelar S2 di University of Pymoath.

Soal pekerjaan jangan ditanya. Ibu Naili bukanlah ibu rumah tangga biasa. Ia punya pekerjaan bergengsi sebagai komisaris utama di PT Aweidha Maritim Utama.

Keberanian yang dimiliki membuatnya percaya diri melenggang ke dunia politik sebagai calon Wali kota Palopo menggantikan suaminya Trisal Tahir yang diputus diskualifikasi oleh hakim MK lantaran kasus ijazah.

Salah satu penilaian masyarakat, keikutsertaan Naili dalam dunia politik murni hasil keringat bukan hasil campur tangan orangtua. Naili sangat matang di dunia bisnis, sehingga sangat tepat memimpin Palopo yang dikenal sebagai Kota jasa dan perdagangan.

Tentunya, sebagai Majority Stakeholder di Aweidhia Group, Ibu Naili yang lahir 27 Juli 1981 akan membawa perubahan positif di Palopo sesuai dengan Visi dan Misi yang diusung oleh pasangan calon nomor urut 4. Pula diketahui Ibu Naili adalah alumni SDN 71 Murante dan SMP 2 Baliase.

Sebelumnya ada empat pasangan calon Wali Kota Palopo. Yakni Hj. Naili Trisal (Gerindra) dan Akhmad Syarifuddin (Demokrat) paslon nomor urut 4. Kemudian Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka nomor urut 1 berpasangan dengan H. Haidir Basir (HB). Putri Dakka adalah pebisnis dibidang kosmetik dan travel haji.

Selanjutnya Farid Kasim Judas (FKJ) dan Dr Hj. Nurhaenih. Figur perempuan ketiga dengan nomor urut tiga adalah Hj. Andi Tenri Karta. Ia adalah calon Wakil Wali Kota pasangan Dr. Rahmat M Bandaso yang merupakan Ketua DPD II Golkar Kota Palopo. (himaone)