PALOPO, Lintera News | Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.seekor ular berbisa jenis King Kobra berhasil ditangkap dari kediaman warga yang terletak di area SMK Negeri 2, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo.Pada Sabtu 7 Juni 2025 Malam

Peristiwa bermula saat seorang warga melaporkan adanya penampakan ular king kobra di dalam rumahnya. Merasa khawatir akan keselamatan diri dan keluarganya, warga tersebut segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo untuk meminta bantuan penanganan.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue dari Unit Komando (Hilux) Damkar Kota Palopo yang dipimpin langsung oleh Rahmad, segera bergerak menuju lokasi kejadian. Tim yang terdiri dari tiga personel tersebut tiba di lokasi dalam waktu singkat dan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan awal.

Setibanya di tempat kejadian, tim segera mensterilkan area sekitar untuk memastikan keamanan warga dan mempermudah proses penangkapan. Dengan keahlian dan peralatan yang memadai, ular King Kobra yang dikenal sangat berbisa dan agresif tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban atau kerusakan di lokasi.

“Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan cepat dan profesional kepada masyarakat, terutama dalam situasi yang berisiko tinggi seperti ini,” ungkap Rahmad, pemimpin tim Rescue , usai penangkapan.

Pimpinan Team Rescue Damkar Palopo,Rahmad menjelaskan bahwa dari peristiwa ini ,Team Rescue Damkar Kota Palopo mencatat, sudah ada 5 ( lima  ) ekor ular berbisa King Kobra yang berhasil di amankan dari rumah warga

“Dengan penangkapan ini, tercatat sepanjang tahun 2024 hingga 2025, Tim Rescue Damkar Palopo telah berhasil mengamankan sebanyak 5 ( lima ) ekor ular berbisa jenis King Kobra.”terang Rahmad

Rahmad juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama saat musim hujan yang sering kali menyebabkan hewan liar seperti ular keluar dari habitat nya dan memasuki area permukiman warga .Ia pun berharap kepada Warga untuk tidak melakukan penanganan terhadap hewan berbahaya dan segera menghubungi pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa.

“Kami selalu siap siaga 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat, baik itu kebakaran maupun kejadian lain yang mengancam keselamatan warga seperti penemuan hewan berbisa dan berbahaya ” ujar nya

Saat ini, ular tersebut telah diamankan di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo, dan rencananya akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan untuk penanganan lebih lanjut (FS)