PALOPO,Lintera News | Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo kembali menunjukkan profesionalismenya dalam merespons situasi darurat. Melalui Seksi Evakuasi dan Penyelamatan, dua orang korban berhasil dievakuasi setelah tergelincir di kawasan Air Terjun Siguntu, Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, pada Minggu sore 1 Juni 2026

Peristiwa tersebut bermula ketika korban , Arlin (21) dan Aknes (20), warga Desa Tede, Kecamatan Bastem, Luwu bersama ,Enam temannya yang merupakan mahasiswa Uncok

melakukan aktivitas wisata di kawasan Air Terjun Siguntu yang memang kerap dikunjungi masyarakat. Saat mencoba menaiki bebatuan yang licin di sekitar aliran air terjun, keduanya tergelincir dan mengalami kesulitan untuk kembali ke tempat aman.

Melihat kondisi medan yang cukup berbahaya ,Damianto yang merupakan teman korban kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo untuk meminta bantuan evakuasi.

Respons cepat, Unit 102 yang dipimpin oleh Tim Rescue Regu 3,beberapa menit kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan penilaian situasi dan menyusun strategi evakuasi dengan memperhatikan faktor medan yang licin serta kemungkinan risiko.

Berkat koordinasi dan kesiapsiagaan Tim Rescue regu 3 Damkar Kota Palopo yang berjumlah 5 orang kemudian berhasil mengevakuasi kedua korban dalam keadaan selamat dan sadar namun korban Arlin (21) mangalami patah tulang di lengan sebelah kanan sehingga di bawa menggunakan ambulance PSC 119 ke RS At.Medika untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan korban Aknes di larikan kerumah sakit St Madyang karena mengalami cedera pada bagian panggul

” Menggunakan Ambulance PSC 119 ,Korban yang bernama Arlin (21) dibawa ke RS At. Medika dan Aknes dilarikan ke St.Madyang untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan lanjutan.dan setelah itu Tim Rescue kembali ke markas” ujar Kadis Damkar Rachmad

Drs Rachmad,Msi kemudian memberikan himbauan kepada masyarakat untuk senantiasa berhati- hati saat melakukan kegiatan di kawasan wisata alam. Air terjun, sungai, dan jalur pegunungan memiliki risiko tersembunyi yang dapat membahayakan keselamatan jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan kondisi alam, terutama di area yang licin, curam, atau tidak memiliki akses evakuasi yang mudah. Gunakan alas kaki yang sesuai, hindari naik ke bebatuan saat kondisi basah, dan selalu perhatikan cuaca serta kondisi lingkungan sekitar,” himbaunya

Dalam situasi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota palopo 085341341565 untuk segera mendapatkan bantuan profesional dan mencegah risiko yang lebih besar.(FS)