Luwu Utara,Lintera News — Rapat rutin pendidikan kecamatan malangke.yang di hadiri semua kepalah sekolah , untuk kegiatan penerimaan murid baru. Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan dilaksanakan mulai pada tanggal 22 Juni sampai tanggal 7 Juli 2021. Dan yang kedua tentang persiapan lomba KOSN dengan FL2SN, yang akan dilaksanakan ditingkat kabupaten itu juga yang kita persiapkan. Sekolah-sekolah yang mewakili untuk nyanyi tunggal yakni, UPT SD 184 Lumu-Lumue, yang untuk karya aman yaitu UPT SDN 180 Takkalalla, yang mewakili untuk lomba gambar bercerita UPT SDN 174 Petta Malangke.
“Itu yang kami bahas pada hari ini termasuk dengan pembenahan-pembenahan sekolah agar semua sekolah bisa berinovasi untuk membangun atau membenahi sekolahnya agar bisa lebih baik,” demikian yang diungkapkan Ketua K3UPT Kecamatan Malangke Abdul Manaf, saat menggelar rapat kordinasi dengan kepala UPT.SDN se-Kecamatan Malangke di SDN 176 Tappong, Desa Tokke, Kecamatan Malangke, Sabtu (19/06)
Korwil bersama ketua,k3S berharap, sekolah di Kecamatan Malangke bisa berprestasi dan meningkatkan kinerja lebih baik
Ketua k3S . berharap khususnya pendidikan di Kecamatan Malangke bisa berprestasi meningkatkan kinerja yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya khususnya di Luwu Utara bisa memunculkan,ide ide dan inovasi yang terbaik kedepan, ungkap ketua k3S pendidikan kecamatan Malangke.
Sementara itu kepala Kordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Malangke Drs. Burhanuddin meminta kepada guru yang tidak mau divaksin harus memiliki alasan yang jelas
Yang pertama tentang vaksin Covid-19 intinya bahwa seluruh guru yang tidak divaksin itu harus disertai dengan alasan yang jelas, kalau dia hamil atau ikuti program hamil harus ada keterangan dari dokter bahwa dia hamil,atau punya penyakit bawahan.
Korwil pendidikan kecamatan Malangke, menyampaikan kepada kepala sekolah agar mendata ril guru yang tidak mau divaksin dan apa alasannya.ungkap korwil.
Kalaupun ada guru kita yang tidak mau divaksin tolong sampaikan apa alasannya sehingga dia tidak divaksin,kata korwil
“Yang jelas kepala dinas pendidikan berharap bahwa seluruh jajaran dinas pendidikan selesai mengikuti aturan ini, karena ini semua yang menjadi alasan ketika menghadap bupati kita akan coba buka pembelajaran tatap muka karena itu dipersyaratkan seluruh di tenaga kependidikan harus vaksinasi Covid-19.ungkap korwil di ruang rapat.lanjut ketua k3S , mengatakan bahwa guru harus bisa muncul kan ide ide, yang bisa membuat guru dan murid lebih maju.( S.Sony )

