
PALOPO Linteranews — Walikota Palopo, Hj. Naili Trisal dan Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud (Ome) sepertinya bergerak kompak dan berbagi tugas dalam menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik.
Dalam konteks pemerintahan kekompakan dan berkolaborasi dengan masyarakat itu sangat penting untuk mewujudkan “Palopo Baru” sebagaimana yang tertuan dalam 25 program unggulan. Dengan kerja cerdas dan efektif yang mereka lakukan maka percepatan pembangunan bakal terlaksana dengan semestinya.
Kekompakan nampak jelas, karena saat Walikota Palopo turun memantau harga di Pusat Niaga Palopo (PNP) dan mengecek stok beras di Gudang Bulog, Kecamatan Bara, Wakil Wali (Wawali) Kota Palopo, Ome menjalankan tugas membuka acara koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup daerah Kab/Kota dengan kegiatan sosialisasi sekaligus launching desa/kelurahan ramah perempuan dan peduli anak menuju ruang bersama Indonesia. Pembukaan tersebut dilaksanakan di Auditorium Saokotae, tepatnya Rabu 20 Agustus 2025.
Di hari tersebut Walikota Palopo saat bersama Pimpinan Bulog Cabang Palopo dan perangkat terkait menegaskan agar pedagang memasang spanduk harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk memberikan informasi harga secara jelas dan mudah dilihat oleh masyarakat yang akan membeli.
Di gudang Bulog, Walikota Palopo juga melihat langsung proses pengemasan beras SPHP yang akan disalurkan, dan mengecek ketersediaan stok, baik itu stok beras, minyak (goreng) kita, dan gula. (rls/himawan)


