PALOPO,Linteranews | Kasus Pemerkosaan Anak dibawah umur di polres Palopo masih menggantung dan menjadi sorotan publik

Pasalnya Kasus yang di laporkan sejak 30/1/2026 pekan kemarin hingga saat ini Aparat Kepolisian masih saja melakukan serangkaian proses penyelidikan

Meskipun Korban mengenali hingga menunjuk Salah satu terduga Pelaku yang sempat di periksa oleh penyidik satreskrim polres Palopo ,namun terduga tetap dibiarkan pulang dengan alasan tidak cukup bukti .

Tak hanya itu ,Kakak Korban yang ingin mendampingi adiknya saat di periksa juga tidak di perbolehkan masuk ke ruangan penyidik

” Saat itu saya mau dampingi adik saya ,tapi saya di larang sehingga adik saya diperiksa tanpa ada yang dampingi .” kata Kaka Korban,Senin 10/2/2026 sore

Kasus ini pun mendapat sorotan dari pemehati hukum,Ahmad menilai aparat kepolisian dalam hal ini penyidik PPA Satreskrim Polres Palopo sangat lamban dalam menangani kasus pemerkosaan anak di bawah umur .

Ia mengungkapkan bahwa Korban A(15),mengenali wajah salah satu pelaku karena sempat tersorot senter sebelum dirinya diperkosa.dan bahkan Korban meyakini jika lelaki yang diamankan (periksa) oleh penyidik PPA merupakan salah satu daripada terduga pelaku yang menodai kehormatannya.

” Dalam Kasus ini ko harus membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu untuk mengungkapnya padahal Korban sudah mengenali terduga pelaku dan bahkan menunjuk pelaku nya pada saat di periksa oleh penyidik ” ujar Ahmad

Ketidak profesional penyidik polres Palopo dalam menangani kasus pemerkosaan anak dibawah umur juga tak luput dari sorotan Aktivis Pemerhati Hukum yang di kenal kritis tersebut .

” Penyidik tidak profesional dalam menangani kasus pemerkosaan anak dibawah umur ,karena sudah sudah satu minggu kasus tersebut di laporkan tapi belum menangkap para pelaku.” tegas Ahmad

Dikonfirmasi sebelumnya ,Korban Pemerkosaan A (15) mengaku saat di ruangan penyidik PPA polres palopo melihat langsung salah satu lelaki yang menodai kehormatannya sedang di periksa.

” Saya siap di penjara kalau tidak benar ,Dia mi terduga pelakunya karena sempat saya senter mukanya ” ujar Korban menetaskan air mata (Fr)