PALOPO, LINTERA NEWS | Ratusan mahasiswa kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perumda Tirta Mangkaluku, Jalan Pongsimpin, Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, Selasa (3/11/2026).
Aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk protes dan perlawanan mahasiswa atas dugaan tindakan penganiayaan yang dilakukan sejumlah karyawan Perumda Tirta Mangkaluku terhadap mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa sehari sebelumnya, Senin (2/11/2026).
Mahasiswa membakar ban bekas tepat di depan pagar kantor Perumda Tirta Mangkaluku sebagai bentuk kekecewaan sekaligus desakan agar pihak perusahaan memberikan pertanggungjawaban atas insiden yang terjadi.
Situasi kemudian memanas setelah massa aksi mengaku tidak kunjung ditemui oleh Direktur Utama Perumda Tirta Mangkaluku.
Merasa kecewa karena tidak mendapat respons dari pihak manajemen, sejumlah demonstran kemudian menerobos masuk ke area kantor Perumda Tirta Mangkaluku.
Namun, situasi semakin tidak terkendali. Massa aksi justru mendapat serangan lemparan batu dari sejumlah karyawan yang berada di dalam area kantor Perumda Tirta Mangkaluku.Akibatnya sebanyak lima orang mahasiswa dilaporkan mengalami luka-luka
“Ada lima teman kami yang terluka akibat daripada lemparan batu dan pukulan menggunakan besi oleh sejumlah Karyawan dari dalam kantor Perumda Tirta Mangkaluku.”ujar salah satu Pendemo.(FS)


