PALOPO Lintera News — Tanpa kroscek dan konfirmasi tiba-tiba beredar isu di media sosial yang menuding seorang sopir mobil lintas Palopo – Morowali berselingkuh dengan istri orang. RH pun menegaskan bahwa informasi itu tidak benar, hoax dan fitnah.

Sebagai sopir lintas, RH (50), warga Kecamatan Bara, Kelurahan Temmalebba, Kota Palopo, tentunya tidak terima jadi sasaran tudingan yang menjijikkan itu.

“Saya tegaskan narasi yang disebarkan melalui grup Facebook dan mungkin sudah tersebar di pesan berantai WhatsApp hanya merugikan nama baik saya serta keluarga saya,” tegas RH, Kamis 10 September 2026.

RH mengaku dirinya memang kerja tiap hari bawa mobil Palopo-Morowali, fokus cari nafkah untuk keluarga bukan mengganggu istri orang. Dan tentunya, sebagai sopir lintas kabupaten dirinya jarang berada di rumah, namun seluruh perjalanan dan muatannya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sekali lagi saya sangat keberatan dan sudah melaporkan akun pelaku ke Polres Palopo. Foto saya dipajang di media sosial kemudian dibuatkan cerita bohong sampai saya dituding HIV. Ini jelas pelanggaran UU ITE tentang pencemaran nama baik,” kata RH.

Terkait tudingan itu, RH sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum kebenarannya.

Oleh teman dan para tetangganya, RH dikenal sebagai sosoknya pekerja keras, ramah kepada penumpang. Terkhusus pengguna media sosial di Palopo dan Morowali, untuk lebih bijak jangan menelan begitu saja informasi. Kasihan yang difitnah tanpa bukti. (him)