PALOPO, Lintera News |Sebuah benda yang diduga granat model nanas ditemukan di kawasan Asrama Polisi Polres Palopo pada Selasa (2/9/2026) malam.

Benda yang diduga merupakan granat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anggota Polres Palopo saat hendak melakukan pengecekan terhadap pipa air di sekitar lokasi.

Saat melakukan pemeriksaan, anggota tersebut tanpa sengaja mengarahkan senter telepon selulernya ke tumpukan sisa material bangunan. Dari arah tersebut, ia melihat sebuah benda berbahan logam yang bentuknya diduga menyerupai granat model nanas.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Tim Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel dan selanjutnya mengamankan area penemuan dan melakukan pemeriksaan terhadap  granat nenas tersebut.

Pasca penemuan . Tim Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel mengamankan lalu kemudian  melaksanakan peledakan granat nanas di Lapangan Tembak KM 8, Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Wara AKP Syarief Sikati, Wakasubden Jibom Detasemen Gegana Brimobda Sulsel IPTU Syahrir selaku Ketua Tim 3 Jibom Brimob Sulsel, serta unsur pemerintah dan masyarakat setempat.

Sebelum pelaksanaan peledakan, sekitar pukul 09.00 WITA, Tim Jibom terlebih dahulu mempersiapkan sarana, prasarana dan peralatan yang diperlukan untuk memastikan proses peledakan berlangsung aman dan sesuai prosedur.

Selanjutnya, pada pukul 09.20 WITA, Tim Jibom melaksanakan peledakan granat nanas di lokasi yang telah ditentukan.

Usai kegiatan, Kapolsek Wara AKP Syarief Sikati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan aparat pemerintah setempat apabila suara ledakan sempat mengganggu aktivitas warga.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pemerintah setempat apabila suara ledakan granat nanas ini menimbulkan ketidaknyamanan atau mengganggu aktivitas warga. Kegiatan ini merupakan bagian dari penanganan dan pemusnahan benda berbahaya yang dilakukan oleh Tim Jibom sesuai prosedur keselamatan,” ujar AKP Syarief Sikati.

Kapolsek menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mendekati lokasi apabila terdapat kegiatan penanganan benda yang diduga berbahaya. Segera laporkan kepada pihak Kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kemampuan dan peralatan khusus,” tutup Kapolsek Wara. (*)