PALOPO. Lintera News | Korps baju coklat memang tak pernah luput dari sorotan, kritik bahkan protes dari masyarakat. Dan tidak dipungkiri mungkin ada yang kecewa dengan kinerja mereka, namun banyak pula yang memuji kinerjanya karena sukses menangani sejumlah kasus.

Pasca dipolisikan, Syamsiar Syam Alias Manohara akhirnya angkat bicara. Ia mengatakan salut dengan kinerja Polres Palopo dalam penanganan kasus ijazah paket C yang diduga palsu milik salah seorang paslon.

“Kalau orasi ini tidak diterima itu karena saya hanya mengkritik kinerja kepolisian Polres Palopo bukan menghina institusinya. Saya juga bilang jangan jadi polisi india, secara pribadi saya tidak berniat menghina siapa-siapa,” tegas Manohara, via ponselnya Sabtu 19 Oktober 2024 malam.

Menurut Manohara kasus ijazah paket C milik salah satu paslon cukup menyita perhatian masyarakat karena ada kesan lambat ditangani oleh aparat kepolisian Polres Palopo yang tergabung dalam Gakkumdu

“Nanti setelah kami turun aksi kasus ini kemudian disebut hingga akhirnya terlapor ditetap sebagai tersangka bersama tiga komisioner KPU Kota Palopo. Atas kejadian itu juga saya sadar tentu ada yang mendukung dan menolak. Cuman kebetulan saja heboh dan sensitif karena kasusnya dalam suasana pilkada. Sekali lagi saya hanya mengkritik bukan menghina, mari kita sama-sama dewasa,” tandasnya. (wan)