PALOPO LINTERA NEWS — Ada hal yang menarik diucapkan Calon Wali Kota Palopo, Trisal Tahir. Ia mengemukakan bahwa dirinya bukan tipe manusia yang rakus apalagi ambisi dengan kekuasaan, namun niatnya mencalonkan diri menjadi Wali Kota Palopo semata-mata ingin mengabdi kepada masyarakat.

“Saya terpanggil membangun kampung halaman saya (Palopo. Red), saya ingin mengabdikan diri, bukan pulang atau datang cari uang di Palopo. Karena itu, jika diberi amanah saya akan memperbaikan sistem birokrasi di Kota Palopo. Yang jelek kami buang yang baik akan ditingkatkan lagi,” ucap Trisal dalam kampanye dialogis bersama masyarakat Mungkajang dan Wara Barat di Hotel Horas, Kota Palopo, Minggu 13 Oktober 2024.

Kendati pria kelahiran 31 Mei 1978 ini sukses di Jakarta dan Luar Negeri, namun sikapnya ternyata sangat sederhana, sopan dan ramah dengan siapa saja. Ia juga memiliki kekayaan Rp981,5 triliun berdasarkan data LHKPN KPK RI serta punya kemampuan berbahasa asing Inggris, Prancis, Jerman dan Spanyol.

Dalam kampanye politiknya Trisal mengatakan bahwa Kota Palopo adalah kota jasa, namun pelayanan tidak akan maksimal jika birokrasinya tidak terintegritas. “Nah, nantinya akan dilakukan perbaikan

birokrasi, tidak ada namanya transaksinonal dalam birokrasi, tidak ada potongan TPP bagi ASN dan kita ayomi masyarakat kemudian memperlakukannya dengan adil,” katanya. (wan)