*Kadishub Palopo: “Kita akan Sidak dan Temui Warga”
PALOPO LinteraNews — Warga Jl Bakau, (lorong SMAN 4 Kota Palopo), Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, mengeluh akibat rusaknya jalan dikarenakan kendaraan dump truk setiap hari melintas. Kerusakan jalan membuat warga khawatir akan kecelakaan lalulintas.

Keluhan warga ditandai pula dengan adanya bentangan spanduk bertuliskan menolak keras mobil truk melintas di jalan tersebut. Seorang warga menyatakan, truk-truk besar yang melintas setiap hari hanya memperparah jalan aspal rusak sebelum waktunya.
“Karena banyak truk yang melintas, jalan di sini jadi cepat rusak. Sudah berulangkali ditambal warga tapi tidak bertahan lama. Lebar jalan juga tidak memadai sehingga pengendara sering merasa khawatir saat berpapasan dengan mobil truk. Takutnya kami terserempet truk,” ketus sejumlah warga, Senin 10 Februari 2025.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palopo, Andi Muzakkir, saat dikonfirmasi Portal Lintera News tentunya respon dengan keluhan warga dan akan mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di ruas jalan sekaligus menemui warga setempat.
“Saat ini Jl Bakau adalah jalan alternatif mobil truk menuju jalan lingkar dan pelabuhan. Kami tidak tahu tonase truk yang melintas di jalan itu. Apakah 10 ton ataukah lebih. Namun demikian, hal semacam ini nanti akan dikoordinasikan dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU),” kata mantan Camat Bara ini.
Diakui atau tidak, Jl Bakau sepertinya tidak dirancang untuk kendaraan berat. Buktinya, jalan tersebut sering rusak semenjak banyak truk yang tidak sesuai ketentuan seperti melebihi tonase (bobot kendaraan) yang diizinkan.
“Jadi, kepada masyarakat terimakasi atas informasinya. Kami belum bisa bertegas melarang para pengemudi truk untuk tidak menggunakan jalan tersebut, karena rute alternatif lain belum ada. Kami akan bicara dengan pihak terkait,” tegasnya. (one)


