LUWU UTARA ,Linteranews | Seorang siswa SMPN 1 Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara bernama Muh Yasin memukul satpam sekolahnya hingga berdarah. Korban yang tidak terima kemudian melaporkan hal tersebut ke kepolisian.
“Betul kejadian di SMPN 1 Baebunta Selatan. Kejadian kemarin dan korban sudah membuat laporan ke Polres Luwu Utara. Satpam sekolah yang dianiaya oleh murid,” kata Kasat Reskrim Polres Lutra, IPTU Kadek Andi Pradnyadana kepada awak media Selasa (27/1/2026).
Pemukulan tersebut terjadi di SMPN 1 Baebunta Selatan, Desa Lara, Kecamatan Baebunta Selatan, Lutra pada Senin (26/1). Kejadian bermula ketika satpam mencari siswa yang tak masuk kelas saat jam pembalajaran.
“Saat jam pembelajaran berlangsung satpam mengecek kelas dan hanya menemukan satu orang siswa laki-laki yang berada dalam kelas dan saat mencari dia menemukan beberapa siswa yang berada di depan kantor sekolah,” ujarnya.
Saat menghampiri, beberapa siswa melarikan diri. Sedangkan Muh Yasin hanya tinggal ditempat tersebut.
“Muh Yasin hanya tinggal ditempat dan bertanya ‘Apa yang sedang dicari?’ kemudian satpam bilang ‘Kau yang saya cari’ dan satpam refleks menendang pantat siswa tersebut,” jelasnya.
Tak lama, siswa tersebut masuk kelas dan kembali mendatangi satpam itu untuk mengajaknya duel. Kemudian, secara spontan siswa tersebut langsung memukul satpam secara membabi buta.
“Pelaku langsung memukul satpam itu berkali-kali hingga mengalami robek pada alis sebelah kanan yang menyebabkan pendarahan dan memar pada mata sebelah kanan,” ungkapnya.
Dengan adanya kejadian itu, satpam merasa pusing dan kesakitan, sehingga dia melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Lutra guna proses hukum lebih lanjut.(*)

