LUWU,Linteranews |Sejumlah orang tidak dikenal (OTK) melakukan penyerangan dengan batu dan bom molotov di rumah Kepala Desa Padang Kalua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibatnya, kaca rumah dan tehel bagian depan rumah pecah.
“Benar, penyerangannya subuh. Saya sedang di Jakarta, tapi anak saya yang masih SMA cewek dan SD yang cowok ada dalam rumah,” kata Kepala Desa Padang Kalua, Umi kepada Awak Media Sabtu (31/1/2026).
Peristiwa penyerangan tersebut terjadi di rumah Kepala Desa Padang Kalua, Kecamatan Bua, Luwu pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 03.00 Wita. Dirinya mengungkapkan, bahwa lemparan molotov tersebut sempat membakar bagian depan rumah.
“Yang kena rumah itu batu di jendela hingga kaca pecah, depan rumah itu bom molotov sempat bikin terbakar tapi anak-anak (tetangga) cepat matikan,” jelasnya.
“Tidak saya tahu juga sekeras apai melempar sampai-sampai rusak tehel,” tambahnya.
Umi menduga, lemparan tersebut dipicu konflik antar pemuda Desa Padang Kalua dan Desa Tanarigella. Menurutnya, saling serang sempat terjadi di traffic light Kecamatan Bua pada Rabu (28/1).
“Penyebab awalnya juga tidak kami tahu, tapi kayaknya berawal dari perempatan itu (traffic light) pimicunga, yang perempatan lampu merah Bua, antara Desa Tanarigella dan Desa Padang Kalua,” ungkapnya.
Kades,Umi dengan meminta kepada pihak kepolisian segera menangkap pelaku pelemparan tersebut. Dia menegaskan, pelaku sudah sangat meresahkan dan membahayakan lingkungan sekitar.
“Tolong dicari cepat pelakunya, kalau dibiarkan berkeliaran pasti masyarakat juga resah, selama ini tidak ada efek jerahnya kalau kacau hanya didamaikan saja jadi tidak kapok,” tegasnya.(*)

