PALOPO Lintera News — Sebanyak 583 pekerja rentan di Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo kini memiliki jaminan perlindungan kerja.
Itu setelah Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal menyerahkan secara simbolis Kartu Pekerja Rentan melalui pembiayaan BAZNAS Kota Palopo, pada Jumat 9 Oktober 2026.
Naili Trisal menegaskan ini merupakan komitmen Pemkot Palopo dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terus meningkat hingga dapat menyamai keberhasilan Universal Health Coverage pada BPJS Kesehatan.
“Kami berharap agar hal tersebut bisa bermanfaat untuk warga kota palopo, dengan memberikan perlindungan jaminan sosial ekonomi bagi pekerja dan keluarganya terhadap risiko kerja. Saya juga meminta kepada warga penerima santunan agar memanfaatkan sebaik baiknya santunan yang diterima, “katanya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Palopo, Hadi Susanto, dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Walikota Palopo.
Hadi Susanto juga melaporkan bahwa cakupan kepesertaan perlindungan pekerja di kota palopo di saat ini sudah diangka 58,7%.
Dan untuk memenuhi target yang telah diberikan, jumlah ini masih kurang diangka 11.073 peserta lagi untuk terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di kota palopo.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Palopo, As’ad Syam mengatakan, pekerja rentan yang dibayarkan Baznas kota palopo sampai saat ini sudah mencapai 3.218 orang, termasuk didalamnya Marbot Masjid.
Menurutnya, Baznas kota palopo juga memasukkan masyarakat yang meminta bantuan modal kerja ke Baznas pun juga diikutkan dalam BPJS Ketenagakerjaan.
As’ad Syam mengungkapkan bahwa saat ini Baznas RI tahun ini merencanakan untuk membayarkan premi pekerja rentan mencapai 100.000 orang. (rls/him)


