*Peletakan Batu Pertama Dilakukan Pj Wali Kota Palopo
PALOPO LinteraNews — Pemkot Palopo akan memiliki gedung perputakaan yang berlokasi di gedung Eks KesbangPol. Hal ini dibuktikan adanya peletakan batu pertama oleh Pj.Wali Kota Palopo Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si dihadiri unsur Forkopimda, Plt Kadis Perpustakaan, Asisten I Setda, Camat dan Lurah, Kamis 13 Maret 2025.
Pj.Wali Kota dalam sambutannya mengatakan hadirnya pembangunan layanan perpustakaan ini dilakukan dengan proses yang panjang, pembangunan layanan perpustakaan ini harus dilaksanakan dengan sesuai ketentuan yang ada.
“Harapan kami kepada Kajari Palopo dan pihak kepolisian agar kiranya dapat dibantu dalam pembangunan layanan perpustakaan ini, karena pembangunan ini sangat mengadung makna yang sangat strategis karena kita bisa mencerdaskan anak-anak kita dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucapnya.
Lanjutnya, nantinya gedung layanan perpustakaan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kehadiran perpustakaan ini juga salah tujuan bagaimana mencerdaskan anak-anak kita dan menyongsong generasi emosi di tahun 2045.

Tentunya minat baca di Kota Palopo akan meningkat, dan pembangunan layanan perpustakaan ini bisa dapat menjadi icon dan menjadi kebanggaan dan pelaksanaan pembangunan ini harus sebaik mungkin. “Semoga pembangunan ini akan melahirkan kreativitas dari anak-anak kita dan menjadi Anak yang berguna dimasa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Andi Farid Baso Rachim, selaku Plt. Kadis Pertputakaan Palopo menyampaikan maksud dan tujuan yaitu mendukung pemerintah untuk menuju Indonesia emas 2045 dengan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dalam memperkuat budaya literasi untuk mendukung ketahanan sosial, budaya, dan ekologi. serta dalam rangka akselerasi budaya membaca dan kecakapan literasi yang dilakukan melalui peningkatan akses kualitas layanan perpustakaan.
“Kita fokus pada penerima manfaat dan dana fisik pembangunan perpustakaan daerah tahun 2019 dan 2025. Dari 552 dari dinas perpustakaan Provinsi Kab/Kota sebanyak 243 yang telah menerima manfaat,” kata Andi Farid Baso Rachim.
Diketahui tahun 2025 ini hanya Kota Palopo yang ada di Sulsel menerima sub DAK fisik bidang perpustakaan. Manfaat yang dapat di peroleh dari pembangunan ini yaitu penguatan sistem layanan informasi perpustakaan yang terpadu serta inovasi layanan terpadu berbasis tekhnologi pengembangan jejaring nasional. Penguatan konten literasi untuk masyarakat inovatif dan berkreakter.
“Dengan dimulainya pembangunan layanan gedung perpustakaan ini, maka seluruh stakeholder dapat ikut berpartisipasi dalam berbagai monitoring dan pengawasan untuk kelancaran pembangunan.ujarnya,” katanya. (rls/one)


