PALOPO,Linteranews.com |Melihat saat ini disparitas pendidikan antara ibukota dan daerah adalah sebuah masalah serius dalam dunia pendidikan khususnya dalam hal fasilitas pendidikan yang sangat berbeda jauh dan saat ini HMPS Manjemen mengadakan program yang dinamai Manajemen Mengabdi untuk terjun ke sekolah yang tertinggal dan dinggap kurang sentuhan oleh pemerintah, manajemen mengabdi kali ini dilangsungkan di SD 01 Tokaluku Desa Buntu Kamiri Kabupaten Luwu.
HMPS Manajemen mengusung tema peningkatan kesadaran pendidikan yang bermutu pada pelestarian budaya literasi, dengan mengusung tema tersebut dan adanya manajemen mengabdi panitia menganggap dan berupaya agar minat pembelajaran siswa dan perlunya kesadaran akan pendidikan menjadi sebuah hal yang sangat penting dalam menjalankan keseharian di masyarakat. Manajemen Mengabdi dilangsungkan mula dari tanggal 25 April hingga 28 April 2024.
Kepala Desa Buntu Kamiri Ir. Abdul Rahmat Sajri dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Manajemen mengabdi mengharap penuh kepada panitia untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat agar mampu berkolaborasi dalam upaya-upaya peningkatan kesadaran pendidikan yang dimulai dari mengenal lebih jauh apa itu literasi, juga mensupport penuh kegiatan tersebut dengan menerima HMPS Manajemen mengabdi di desanya selama 4 hari berturut-turut
.
Olgar selaku ketua umum HMPS Manajemen dalam sambutannya berharap dengan kedatangan himpunan mengajak kepada seluruh masyarakat berperan dalam pelestarian budaya literasi bukan hanya baca tulis tetapi juga pelestarian budaya sopan santun ditengah-tengah masyarakat, dengan adanya program ini anak yang duduk dibangku sekolah dasar khususnya SD 01 Tokaluku mempunyai minat dalam memperoleh pelajaran dan meningkatnya minat dalam budaya literasi.
Juga pada saat Ramah Tamah kegiatan manajemen mengabdi dihadiri langsung oleh Aiptu Muh. Nasir selaku Bhabinkamtibmas setempat mengapresiasi kegiatan tersebut dengan mengaggap bahwa kegiatan seperti ini adalah upaya untuk meningkatkan penyadaran kan pentingnya pendidikan, tidak hanya itu juga dalam sosialisasi dengan tema peningkatan kesadaran pendidikan yang bermutu pada pelestarian budaya literasi pada Ramah Tamah ia menyampaikan akan pentingnya budaya sopan santun dalam sebuah tatanan bermasyarakat.(Yasri)

