JENEPONTO.Linteranews com- Kepala Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ST. Mariyam melakukan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) mandiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg Pasewang, Selasa (2/8/2023) lalu.
Standar pelayanan publik merupakan tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggaraan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan teratur.
Kepala Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Jeneponto, ST. Mariyam menyampaikan evaluasi kinerja penyelenggaraan publik merupakan program Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang mendeklarasikan tim tingkat Kabupaten untuk menilai secara mandiri.
“Terkait monitoring pemantauan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik, jadi PEKPPP disini bagian organisasi adalah perintah dari KemenPAN-RB) untuk mengadakan evaluasi unit penyelenggaraan pelayanan publik di pemerintah Kabupaten Jeneponto,” ungkapnya.
Sistem penilaiannya, kata dia, adalah mencocokkan pengisian formulir F-01 yang diisi oleh RSUD Jeneponto dengan hasil survei di lapangan. Kemudian, tim organisasi menginput hasil penilaian itu kedalam formulir F-02 pada sistem PEKPPP dan dituangkan dalam berita acara hasil evaluasi.
“Dari jam 09.00 pagi sampai 15.30 wita, kita sudah melaksanakan monitoring dan memastikan evidens-evidens yang di upload di formulir F-01 itu memang sesuai kenyataan dan selanjutnya tim evaluator akan menginput di aplikasi F-02 selanjutnya diteruskan ke evaluator Provisi Sulsel,” jelasnya.
Dari hasil penilaian tersebut, tidak ditemukan adanya perbedaan data dari formulir F-01 degan hasil survei.
“Alhamdulillah hasilnya tadi itu sesuai dengan pengisian di aplikasi evaluasi MenpanRB. Jadi data dokumen yang di input di formulir F-01 itu, kami dari tim evaluator sudah melihat langsung di lapangan ternyata memang betul data yang mereka sampaikan itu memang sesuai dengan kondisi di lapangan,”terangnya.
Mariyam menjelaskan, poin-poin penilaian yang dilakukan meliputi kebijakan layanan, sistem informasi pelayanan publik, profesionalisme SDM, serta sarana dan prasarana.
“Pertama, standar pelayanan, maklumat pelayanan dalam hal prosedur layanan, kemudian hasil SKM ini kita lihat 2022 dan semester pertama 2023. Selain itu, kita juga melihat profesionalisme SDM, sarana dan prasarana pelayanan publik, yang itu ada tiga indikator utama dan beberapa sub indikator yang kita lihat. Kemudian yang paling penting lagi, bagaiamana pihak rumah sakit atau locus yang menjadi pemantauan ini itu sesuai apa yang dia input di aplikasi itu,” terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Pasriany mengatakan, pencapaian signifikan tersebut merupakan hasil kerja keras, sinergi, serta kekompakan yang baik dengan banyak pihak mulai dari pemerintah daerah hingga lintas sektor lain.
“Saya juga bangga dengan Tim RSUD Jeneponto yang semangat, kreatif, dan penuh inovatif dalam melayani masyarakat serta semua unsur terkait lain yang terlibat dalam pelaksanaan. Terbukti dalam waktu singkat kunjungan dan kepuasan pasien meningkat,” katanya.Ke Awak Media (5/8/2023)
Pihaknya terus berupaya mengoptimalkan inovasi serta mengencangkan sosialisasi kepada masyarakat guna menjaga kualitas pelayanan prima secara berkelanjutan dalam jangka panjang sehingga RSUD Jeneponto mampu menjadi rumah sakit harapan masyarakat berstandar nasional.
“Pertama, melakukan survei kepada masyarakat, mengundang dan berdialog dengan para tokoh untuk mengetahui harapan masyarakat dan apa saja yang perlu diperbaiki. Kemudian, strategi ke depan dan yang terakhir menyusun inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan pelayanan,” pintanya.
Dirinya berharap ke depan rumah sakit milik pemerintah ini dapat naik kelas sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap masyarakat.
“Semoga tren ini dapat terus meningkat, semoga Allah SWT selalu memberi perlindungan kepada kami semua dalam menjalankan tugas-tugas untuk melayani masyarakat dan saya berharap RSUD Jeneponto ini dapat segera naik kelas,” cetusnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan terhadap RSUD Jeneponto sehingga mampu mengedepankan orientasi pelayanan publik sesuai harapan masyarakat.
“Mohon maaf bila dalam proses ini masih ada kekurangan. Insya Allah kami akan terus berupaya memperbaiki pelayanan,” pungkasnya.


