PALOPO,Lintera News | Proyek revitalisasi Lapangan Gaspa, Palopo menuai kritikan dari beberapa pihak. Menurut warga, tidak seharusnya rumput sintetis digunakan di luar ruangan.
“Menggunakan rumput sintesis diluar ruangan itu hanya bisa digunakan 1-2 tahun dengan udara panas dan hujan,” ujar sarjana teknik sipil, Fikri kepada awak media Minggu (28/12/2025).
Fikri menyebut, penggunaan rumput sintetis begitu beresiko saat digunakan di luar ruangan.
Menurutnya, rumput tersebut sangat mudah rusak akibat cuaca yang tidak tetap dan mudah terbakar.
“Nanti kalau ada orang lewat-lewat bagaimana? puntung rokok dan lain-lain, itu mudah terbakar ya,” ujarnya.
“Ini kesannya proyek ini dibuat begitu saja, kita tidak pikirkan bagaimana proyek itu mampu digunakan hingga puluhan tahun, tempat penambah PAD di tahun-tahun yang akan datang,” tambahnya.
Fikri menyebut, perencanaan awal revitalisasi tersebut menggunakan rumput alami dan akan dikerjakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga.
Namun berjalannya waktu, proyek tersebut diambil alih oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palopo. Bahkan, perencanaan tersebut berubah di tengah pengerjaannya.
“Ini saya ikuti proyek revitalisasi lapangan gaspa, dia ini anggaran pengerjaannya sekitar 3 milliar dengan rumput alami,” bebernya.
“Tiba-tiba di tengan perjalanan ada pergantian perencanaan ke rumput sintesis, ini aneh. Rumput sintetis tidak tepat di luar ruangan,” tutupnya.(*)


