*Buntut Wartawan Dihajar di Depan SPBU Padang Lipan, Palopo
PALOPO Lintera News — SPBU Padang Lipan kembali jadi sorotan media. Itu lantaran seorang jurnalis yang sedang melakukan tugas peliputan dianiaya oleh pelaku yang diduga sering mengisi BBM subsidi di SPBU tersebut.
Korban adalah Fredi Suade, jurnalis Lintera News. Korban sudah melapor ke Polres Palopo namun hingga Sabtu 26 September 2026 pelaku masih berkeliaran. “Laporan korban sudah kami terima, sedang dalam proses penyelidikan,” ungkap Kasatres Polres Palopo, Iptu Ridwan Parintak.
Sementara itu, solidaritas sejumlah media mulai turun memantau aktifitas di SPBU Padang Lipan yang berlokasi di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.
Tim investigasi menegaskan akan stand by guna melakukan investigasi siapa operator yang melayani tidak wajar, siapa pelangsirnya, dan siapa beking serta penggunaan barcode kendaraan.
Selain itu, akan dilakukan rekaman setiap mobil dan motor yang diduga melakukan praktik pengisian secara berulang.
Tak sampai disitu, dugaan pungli dengan cara rekayasa jam operasional fiktif yang tutup sebelum waktunya karena alasan stok habis serta dugaan keterlibatan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memberikan ‘jalur khusus’ bagi para pelansir juga jadi sasaran tim investigasi.
Seperti diketahui, pasca penganiayaan jurnalis, mantan sekretaris PWI Luwu Raya dan Ketua SMSI Kota Palopo menegaskan bahwa wartawan dilindungi UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang mana fungsi kontrol sosial yang dilakukan jurnalis berawal dari keluhan masyarakat.
Namun ketika jurnalis turun memastikan adanya aktifitas siluman pengisian BBM subsidi malah dihajar lantaran pelaku diduga takut ketahuan kedoknya. (him)


