PALOPO.Linteranews.com ] Kegiatan kampanye Aksi Bergizi dihadiri langsung Sekertaris Daerah Kota Palopo, Firmanza DP, S.H.,M.si, mewakili Walikota.
Juga hadir, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, dr. Nasaruddin Nawir, Sp.Og,Ketua TP – PKK Kota Palopo, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palopo, Pimpinan OPD terkait serta siswa SMP dan SMA Kota Palopo.
Di Aksi Bergizi, Nasaruddin Nawir, mengatakan, betapa pentingnya itu aksi bergizi dan tujuannya yang utama sebenarnya sudah dilaksanakan sejak lama terutama pada ibu hamil.
” Sekarang pemerintah melalui sekolah SMP dan SMA memberikan tablet tambah darah untuk anak-anak SMP dan SMA untuk remaja putri yang diberikan seminggu sekali, “ujarnya. Jum’at, 26 Mei 2023 di lapangan Pancasila Kota Palopo.
Dari kegiatan gerakan aksi bergizi ini adalah menumbuhkan kesadaran sejak dini bagaimana pentingnya ini tablet tambah darah.
” Karena kalau kita melihat tablet tambah darah ini kita tidak butuhkan kalau kita punya gizi betul-betul seimbang terutama dalam protein hewani,”jelas Nasaruddin.
Sekarang kita melihat bahwa gizi makanan, sekarang ini kurang protein hewani sedangkan protein hewani memiliki banyak tablet besinya.
” Tetapi, karena kurang, akhirnya pemerintah melihat tingginya angka anemia pada remaja putri tentunya sudah berdampak pada kecerdasan, kalau kecerdasannya rendah tentu kita tidak bisa menghasilkan SDM yang berkualitas, “pungkas Nawir.
Sementara itu, Firmanza, menuturkan, dengan menggalakkan pencegahan bahaya anemia, dapat mengantarkan kita pada kondisi semakin berkurangnya bahkan menekan semaksimal mungkin.
” Menekan semaksimal mungkin kasus anemia dikalangan remaja putri dan kaum perempuan lainnya di Kota Palopo, “tuturnya.
Oleh karena itu diperlukan langkah yang intens dan kreatif dengan pendekatan sinergi.
” Pendekatan sinergi dan kolaboratif dalam mencegah kasus anemia ini secara berkelanjutan,”cetusnya.
Selain itu, gerakan aksi ini membuka inspirasi bagi kita semua, untuk dapat lebih menumbuhkan semangat, kemauan, dan kemampuan menjalankan tugas.
” Dan amanah sebagian dari stakeholder utama dalam rangka mencegah bahaya anemia bagi remaja putri dan kaum perempuan lainnya di Kota Palopo, “ungkapnya.
Saya juga ingin menekankan kepada kita semua, bahwa masalah bahaya anemia ini juga menjadi perhatian Pemerintah kita.
” Bukan hanya karena menjadi salah satu parameter keberhasilan dalam bidang kesehatan atau karena menjadi bagian dari indikator capaian SDG’s (Suistinable Development Goal’s), “pungkas Firmanza.(***)


