PALOPO.Linteranews.com ] Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Luwu Raya melaksanakan Silaturahmi Nasional 1 di Kota Palopo, pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 1 dan 2 Juli 2023.

Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di hari Minggu, 2 Juli 2023 adalah Seminar dan Penyuluhan Kesehatan bekerjasama dengan Pengurus IDI Kota Palopo salam memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia Ikatan Dokter Indonesia Kota Palopo. “Dokter Indonesia untuk rakyat Indonesia”.

Foto Bersama Peserta Seminar Penyuluhan Kesehatan

Tema seminar dan Penyuluhan Kesehatan ini yaitu Wujudkan bakti dokter Indonesia menuju Indonesia sehat dan berdaulat.

Narasumber pada kegiatan kali ini,
1. dr. Nasaruddin Nawir, Sp.OG (K)., MARS membawakan materi Deteksi Dini Kanker Serviks.
2. Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp. KK., M.Kes., FINSDV, FAADV, membawakan materi Cantik dan Segar di segala usia.
3. dr. Muqiemuddin Salim., Sp.A, membawakan materi Penyuluhan Pencegahan Stunting.

Acara seminar ini dipandu oleh salah satu Tokoh Pemuda yang giat di bidang kesehatan Kota Palopo,yakni Muhammad Suharsono, S.K.M., M.Kes.

Peserta yang hadir yaitu perwakilan ibu Persit Kodim 1403 Palopo, perwakilan ibu Bhayangkari Polres Palopo, Perempuan A’Aisyiyah Kota Palopo, juga dihadiri kalangan mahasiswi dari organisasi Kohati HMI Cabang Palopo dan Kopri PMII Kota Palopo, dan beberapa perwakilan media.

Kegiatan Seminar ini dibuka oleh Ketua IDI Kota Palopo, dr. Abdul Syukur Kuddus, Sp.B, ia mengatakan kegiatan seminar kesehatan ini selain untuk meningkatkan ilmu pengetahuan terkait dengan materi kecantikan kulit, stunting, dan juga deteksi dini Kanker Serviks, kegiatan ini juga guna semakin mendekatkan keakraban antar masyarakat dengan dokter. Dokter memiliki peran sangat penting dalam mewujudkan Indonesia sehat dan berdaulat. Bakti dokter untuk Indonesia, selain dalam hal pengobatan juga giat dalam kegiatan Promotif dan Preventif.

Dokter spesialis bedah ternama di Kota Palopo ini juga menambahkan bahwa kegiatan edukasi kesehatan seperti ini akan giat kita laksanakan, dan bekerjasama dengan stakeholder dan pemerintah, kami di IDI Palopo juga sangat terbuka bagi rekan-rekan organisasi mahasiswa, kepemimpinan, keperempuanan untuk mengajak diskusi sekaitan dengan kesehatan

Pada materi pertama yang dibawakan oleh Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp. KK., M.Kes., FINSDV, FAADV, membawakan materi Cantik dan Segar di segala usia, menjelaskan “Cantik tidak harus putih, namun yang utama adalah merawat kulit agar tetap sehat, setiap dari kita diciptakan dengan jenis kulit yang berbeda beda, dan dengan keunikan yang berbeda sehingga tidak perlu tergoda untuk selalu sama dengan yang lain. Setiap perempuan cantik dimata yang tepat, dan pandai-pandailah dalam memilih produk scincare, jangan suka tergiur dengan menawarkan yang menjadikan kulit putih namun yang menawarkan kesehatan kulit”.

Pemaparan materi selanjutnya dibawakan oleh dr. Muqiemuddin Salim., Sp.A, membawakan materi Penyuluhan Pencegahan Stunting. “Stunting ini merupakan persoalan serius untuk anak kita, untuk perempuan calon ibu, demi kemajuan bangsa. Anak yang stunting akan sulit memaksimalkan potensi yang ada dalam dirinya, sulit untuk mencapai cita-cita nya, sehingga pencegahan di 1000 HPK sangat penting, dan rutinlah melakukan pemeriksaan pada saat kehamilan dan ketika anak lahir, selalulah melakukan kontrol di Puskesmas untuk mengawasi pertumbuhan anak”.

Materi terakhir dibawakan oleh dr. Nasaruddin Nawir, Sp.OG (K)., MARS membawakan materi Deteksi Dini Kanker Serviks yang dimana Kanker Serviks ini merupakan penyakit penyebab kematian perempuan ke dua tertinggi di dunia, sehingga pencegahan Sangat dibutuhkan sebelum terlambat. Pencegahan Kanker serviks saat ini bisa dicegah dengan vaksin HPV di usia remaja, hindari pergaulan bebas atau bergonta ganti pasangan, rutinlah melakukan pemeriksaan di Fasyankes. Karena pengobatan bagi yang sudah sakit hanyalah operasi”.

Pada penutup kegiatan, pesan dari Muhammad Suharsono, S.K.M., M.Kes selaku pengarah kegiatan seminar mengatakan bahwa Perempuan adalah penentu arah bangsa ini maju atau tidak, anak yang cerdas lahir dari perempuan yang cerdas, anak yang sehat lahir dari perempuan yang sehat, perempuan tidak harus berusaha cantik dimata semua orang namun harus berusaha cantik dimata yang tepat (***)