LUWU,Lintera News | Pembangunan jembatan beton di Desa Barowa, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan terus dipercepat oleh personel Kodim 1403/Palopo. Dimana sejak pagi, sejumlah prajurit dan masyarakat terlihat bekerja penuh semangat merampungkan tahap demi tahap pembangunan jembatan yang menjadi akses perekonomian warga, Senin (28/07/26)

Kepala Desa Barowa, Iksan Arif mengungkapkan jika pembangunan jembatan ini merupakan impian masyarakat sejak dulu, karena akses utama yang dulunya tidak bisa dilalui kini kami bisa merasakan kembali dengan dibangunnya jembatan baru.

” Kalau jembatan ini merupakan akses utama perekonomian masyarakat, dengan dibangunnya jembatan tentu kami tidak akan menempuh jarak lebih jauh lagi ketika hendak beraktivitas terutama masarkan hasil pertanian dan laut didapatkan,” Jelasnya.

Dirinya berharap, agar progam seperti ini terus berjalan di sejumlah daerah lainya. Agar masyarakat dapat merasakan hadirnya pembangunan di desa-desa terutama yang terisolir.

” Tentu progam seperti sangat dirasakan oleh masyarakat, sehingga kami sangat bersyukur akan apa yang diberikan di Desa kami,” Ungkapnya.

Sementara itu Dandim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan progam presiden Prabowo Subianto dan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Pembangunan ini adalah wujud komitmen kami untuk membantu masyarakat. Jembatan ini nantinya akan mempermudah akses transportasi serta mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan dan perikanan masyarakat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan efisien antarwilayah.

Dengan semangat gotong royong dan pengabdian kepada rakyat, seluruh tahapan pekerjaan terus dipacu agar jembatan beton Desa Barowa dapat segera rampung dan dimanfaatkan sebagai sarana penghubung yang kokoh dan bernilai strategis bagi masyarakat setempat.(*)