LUWU UTARA ,Lintera News | Proyek pembangunan pagar di UPT SMPN 3 Baebunta menuai sorotan dari masyarakat setempat. Ketiadaan papan informasi proyek membuat warga mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pembangunan yang sedang berlangsung, Rabu (20/11/2025).

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi sekolah mengaku heran karena tidak menemukan papan kegiatan yang biasanya mencantumkan informasi penting proyek, seperti sumber anggaran, nilai kontrak, waktu pelaksanaan, hingga pelaksana kegiatan.

Perwakilan Forum Komunikasi LSM/Pers juga menyampaikan hal serupa. Mereka menilai bahwa tidak adanya papan proyek menunjukkan lemahnya keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Ini menimbulkan pertanyaan besar tentang akuntabilitas pengelolaan dana proyek. Masyarakat berhak mengetahui sumber dananya,” ujar Marwan

Pihak forum berharap instansi terkait dapat memberikan penjelasan mengenai alasan tidak dipasangnya papan informasi. Mereka menekankan pentingnya transparansi, khususnya pada proyek pemerintah yang menggunakan dana publik.

“Kami berharap pihak terkait dapat menjelaskan alasan tidak adanya papan kegiatan dan segera mengambil langkah untuk meningkatkan keterbukaan informasi. Kenapa papan kegiatan tidak dipasang? Masyarakat perlu tahu dari mana dananya,” tambahnya.

Menurut Marwan, pencantuman anggaran proyek melalui papan informasi memiliki peran penting dalam mencegah potensi korupsi dan penyalahgunaan dana. Selain itu, informasi tersebut membantu masyarakat mengawasi proses pembangunan agar sesuai aturan.

“Pencantuman anggaran dalam papan proyek sangat penting agar publik bisa memantau pelaksanaannya. CV atau pihak pelaksana juga harus jelas agar masyarakat mengetahui siapa yang bertanggung jawab. Karena itu, papan kegiatan wajib dipasang,” tegasnya.(S.Soni)