PALOPO,Lintera News | Pertamina Patra Niaga menegaskan langkah pengawasan menyeluruh terhadap distribusi BBM bersubsidi, menyusul pemberitaan terkait dugaan praktik penyelewengan solar subsidi yang melibatkan pihak eksternal, termasuk aktivitas yang dikaitkan dengan PT Aidan di wilayah Palopo. Informasi mengenai pola pelansiran berulang, penampungan terselubung, hingga dugaan penjualan solar subsidi ke sektor non-subsidi menjadi perhatian serius perusahaan.

Distribusi BBM subsidi dirancang untuk masyarakat yang berhak, dan setiap bentuk penyimpangan, mulai dari pengambilan berulang tanpa dasar hingga pengalihan ke konsumen non-subsidi yang berpotensi mengganggu kebutuhan masyarakat luas dan menyalahi ketentuan niaga BBM. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh SPBU dan lembaga penyalur berada dalam pengawasan ketat dengan mekanisme pemeriksaan rutin, monitoring penjualan, serta pelacakan pola transaksi yang tidak wajar. Melalui Sales Branch Manager Industry,

Pertamina menegaskan bahwa PT Aidan bukan merupakan agen transportir ataupun mitra resmi Perusahaan. Selain itu, sejak bulan maret 2025 Pertamina telah menerapkan sistem Quick Response Code (QR Code) pada seluruh armada mobil tangki yang melayani sektor industri. Sistem ini secara otomatis akan menampilkan seluruh data resmi dan terperinci terkait mobil tangki, termasuk identitas pemilik, penanggung jawab, alamat kantor, kapasitas muatan, hingga Nomor Polisi (Nopol) kendaraan. Sehingga masyarakat maupun petugas yang berwenang dapat melakukan verifikasi secara Real-time terhadap kendaraan pengangkut BBM Industri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa perusahaan bergerak cepat saat muncul indikasi kegiatan yang merugikan masyarakat

“Kami melakukan verifikasi lapangan, termasuk evaluasi pada jalur distribusi dan pola pembelian di SPBU sekitar lokasi. Bila ditemukan penyimpangan, tindakan tegas akan diberikan sesuai ketentuan. Solar subsidi harus sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rum.Ssnin 24/11/2025

Ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga membuka ruang koordinasi dengan aparat penegak hukum. Setiap temuan lapangan dari masyarakat maupun media menjadi bagian dari proses verifikasi untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.

Pertamina Patra Niaga juga mengingatkan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam penyelewengan BBM subsidi dapat dikenai sanksi tegas sesuai regulasi migas yang berlaku. Perusahaan terus meningkatkan sistem pengawasan, termasuk integrasi data transaksi SPBU dan pemantauan aktivitas pengangkutan BBM.

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat turut mengawasi dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan BBM subsidi melalui Call Center 135 untuk memperkuat ketertiban distribusi di seluruh wilayah.(***)