MOROWALI, Linteranews |  Pemerintah Kabupaten Morowali resmi memulai tahapan awal Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kecamatan Tahun 2026. Di Forum Musrenbang kecamatan, pemerintah menegaskan komitmen menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Tahun 2027 secara partisipatif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Daerah Morowali Yusman Mahbub. Selain itu, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, unsur Forkopimcam, kepala desa, TP PKK kecamatan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan turut mengikuti rangkaian agenda secara aktif.

Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan dibagi berdasarkan zona yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Untuk  kegiatan berlangsung pada Zona ini mencakup Kecamatan Bumi Raya, Kecamatan Wita Ponda, dan Kecamatan Bungku Barat, dengan pusat kegiatan di Kecamatan Bumi Raya.

Melalui pembagian zona ini, pemerintah daerah mendorong efektivitas pembahasan. Dengan demikian, setiap wilayah memperoleh ruang yang proporsional untuk menyampaikan usulan pembangunan.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2026 mengusung tema penguatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi untuk pertumbuhan inklusif serta kesejahteraan masyarakat. Tema ini, oleh karena itu, menjadi arah utama dalam merumuskan program prioritas lintas sektor.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi membuka kegiatan Musrenbang Zona I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Di Forum Musrenbang kecamatan pemerintah menjalankan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 sebagai landasan perencanaan pembangunan daerah.

Di Forum Musrenbang Kecamatan, Bupati Iksan Sebut Witaponda, Bumi Raya (Witaraya) dan Bungku Barat Penopang Ketahanan Pangan.

 

 

Bupati Iksan menekankan bahwa Bumi Raya, Wita Ponda, dan Bungku Barat memiliki potensi pertanian unggulan. Oleh sebab itu, wilayah tersebut berperan penting menopang ketahanan pangan Kabupaten Morowali. Di Forum Musrenbang kecamatan, ia mendorong seluruh peserta menyelaraskan program pembangunan dengan potensi kewilayahan.

Perayaan Malam Tahun Baru, Bupati Morowali Himbau Masyarakat Berzikir
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun diskusi yang konstruktif. Dengan begitu, program yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan kelompok tertentu.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta. Ia sekaligus mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban wilayah selama proses perencanaan berlangsung. Di Forum Musrenbang kecamatan, pemerintah berharap seluruh agenda berjalan lancar hingga tahap akhir.

Jadwal Zona Berikutnya
meliputi Bungku Tengah dan Bungku Timur. Selanjutnya, Zona III  mencakup wilayah Bahodopi dan Bungku Pesisir. (Ry. m)