Badan Narkotika Nasional Kota Palopo Gelar Press Release Pencapaian Kinerja Akhir Tahun 2020

Headline News, Hukrim291 Dilihat

Palopo Lintera News — Badan Narkotika Nasional Kota Palopo melakukan Press Release pencapaian Akhir tahun di depan Kantor BNN Kota Palopo Senin 28 Desember 2020

Press Release ya kepala BNN Kota Palopo menyampaikan bahwa Badan Narkotika Nasional ,diperlukan strategis khusus,yaitu keseimbangan penanganan antar Supply Reduction dan Demand Reduction

Pada pendekatan strategi Supply Reduction BNN kota Palopo telah melakukan penindakan terhadap kejahatan Narkoba,periode Januari sampai dengan Desember 2020 dari target 3 LKN,BNN Kota Palopo berhasil mengungkap lebih dari target yaitu 5 ( Lima ) LKN.dari Lima KKN tersebut telah diamankan 10 orang tersangka,dimana 7 orang tersangka sudah dilimpahkan ke JPU dan P21 sedangkan 3 tersangka lainnya masih dalam penyidikan dengan jumlah barang bukti Shabu sebanyak 173,9326 gram

Selain melakukan pemberantasan peredaran gelap Narkoba,perkembangan Narkotika jenis baru juga menjadi perhatian yang sangat serius bagi pemerintah, seperti jenis Narkotika ( NPS )yang beredar didunia sebanyak 800 jenis yang laporkan oleh 110 negara ungkap Kepala BNN Kota Palopo

Kemudian dengan pendekatan strategi Demand Reduction,langkah – langkah Preventif ditempuh sebagai upaya untuk membentuk masyarakat yang mempunyai ketahanan dan kekebalan terhadap Narkoba,Program dan kegiatan yang dilakukan dalam hal menekan angka Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba dengan menyasar kaum muda ( Anak-anak,Remaja,Pelajar dan juga Mahasiswa ) yang merupakan target pasar jaringan sindikat Narkoba

Olehnya itu sudah berbagai kegiatan dilakukan oleh BNN Kota Palopo yang berupa Sosialisasi dan Kampanye Hidup 100 Persen,Sadar,Sehat,Produktif dan Bahagia sebagai tagline BNN RI pada Tahun 2020,melalui media penyuluhan tatap muka,Media Elektronik maupun media luar ruang penyampaian informasi dan edukasi P4GN dengan menyasar sejumlah 58.980 orang dari berbagai kalangan,mulai dari kelompok masyarakat ,pekerja,maupun pelajar dan mahasiswa.

BNN Kota Palopo juga telah melakukan advokasi pembangunan berwawasan Anti Narkoba kepada 4 Lembaga yaitu lembaga Pemerintah, Swasta, Pendidikan dan kelompok Masyarakat dengan membentuk relawan sebanyak 30 orang

Lebih jauh Kepala BNN mengungkapkan bahwa di tahun 2020 BNN Kota Palopo telah merehabilitasi 25 orang Penyalahgunaan Narkoba yang terdiri dari 10 orang kalangan pelajar, 9 orang pekerja swasta dan 6 orang masyarakat di 5 ( Lima ) tempat rehabilitas yaitu Klinik Wijaya Sakti BNN Kota Palopo,Rumah Rehab Hati,RS Mujaisyah, RSUD Sawerigading Palopo dan Puskesmas Wara Utara Kota,Kota Palopo

Liputan : F.Suade