PALOPO.Linteranews.com –PT Jasaraharja ( Persero ) merupakan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) yang diberi amanah untuk menjalankan amanah Undang – undang No 34 tahun 1964 yang mempunyai tugas penting untuk negara yakni menyantuni korban kecelakaan lalulintas baik itu di darat,Lautan maupun Udara
Untuk Wilayah Sulawesi Selatan ada Empat Perwakilan PT Jasaraharja ( Persero ) yang di antaranya adalah Perwakilan Mamuju, Perwakilan Watampone, Perwakilan Pare-Pare dan Perwakilan Palopo
Di perwakilan Palopo sendiri meliputi 6 ( Enam ) Kabupaten Kota yang di antaranya adalah Palopo, Luwu, Luwu Utara , Luwu Timur, Tanah Toraja dan Toraja Utara
Pada tahun 2022 pihak PT. Jasaraharja mengklaim berdasarkan jumlah santunan bahwa angka kecelakaan tertinggi berada di Kabupaten Luwu kemudian Luwu Timur ,Luwu Utara serta Tanah Toraja ,Palopo dan Toraja Utara
Kepada awak media ini Kepala Wilayah PT. Jasaraharja Kota Palopo membeberkan bahwa tercatat di tahun 2022 per tanggal 11 November 2022, Jasaraharja perwakilan Palopo telah membayarkan korban lakalantas sebesar 21,2 Milyar Rupiah dengan rincian untuk santunan meninggal dunia sudah terbayarkan 8,5 Milyar dan sisanya untuk korban yang luka-luka sebesar 9,2 Milyar dan korban cacat tetap mencapai 2,1 Milyar
” Per hari ini tanggal 11 November 2022, Jasaraharja perwakilan Palopo telah membayarkan korban lakalantas sebesar 21,2 Milyar Rupiah dengan rincian untuk santunan meninggal dunia sudah terbayarkan 8,5 Milyar dan sisanya untuk korban yang luka-luka sebesar 9,2 Milyar dan korban cacat tetap mencapai 2,1 Milyar” Pungkas Roy
Kalau dibandingkan di tahun 2021 per 11 November 2021, Jasaraharja perwakilan Palopo telah membayarkan korban kecelakaan sebesar 16,1 Milyar Rupiah dengan rincian untuk santunan meninggal dunia 8,5 Milyar, luka-luka hanya 7,2 Milyar dan yang cacat tetap hanya 200 Juta
” Kalau di bandingkan dari tahun 2021, di tahun 2022 perhari ini tanggal 11 November 2022 angka kecelakaan yang sudah kami bayarkan naik sekitar 40 % dari tahun kemarin ”
Kalau di lihat dari biaya perawatan ini, tingkat vatalitas laka dibanding dari tahun 2021, lebih banyak yang luka berat di tahun 2022
“Tingkat Vatalitas lakalantas dibandingkan dari tahun kemarin 2021 lebih banyak yang luka berat di tahun ini 2022 mungkin imbasnya tidak disiplin saat berkendara dan juga ber lalulintasnya masyarakat yang serba terburu-buru,dan juga kecakapan berkendara, cuaca yang mempengaruhi” Beber Roy Januar
Olehnya itu ,melihat angka kecelakaan yang semakin meningkat ,Roy Januar menghimbau kepada pengendara bahwa musuh pengendara itu adalah diri sendiri bukan orang lain ketika letih, di persimpangan maka harus mengurangi kecepatan ,dan kalau sudah merasa capek dan ngantuk maka harus istirahat, kalau ini sudah di terapkan maka Insya Allah dapat terhindar dari kecelakaan
“Musuh pengendara itu adalah diri sendiri bukan orang lain ketika kita letih, di persimpangan kita harus mengurangi kecepatan ,dan kalau kita sudah merasa capek dan ngantuk maka kita harus istirahat kalau ini sudah kita terapkan maka Insya Allah kita bisa terhindar dari kecelakaan” Tambahnya
Di ujung kata ,Roy Januar kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa biaya yang di bayarkan oleh pihak Jasaraharja untuk santunan kepada korban lakalantas itu dari hasil pembayaran pajak kendaraan bermotor, olehnya itu di harapkan kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor agar disiplin membayar pajak dengan membayar pajak kendaraan di Samsat terdekat atau pun di Indomaret terdekat
( F Suade )


