PALOPO,Linteranews.com — Pasca Pemerintah Pusat menaikan harga BBM Bersubsidi ,disitulah Mahasiswa di seluruh pelosok nusantara melakukan aksi demonstrasi

Seperti yang terjadi di Kota Idaman yakni Kota Palopo Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kelompok Cipayung Plus melakukan Aksi Prakondisi di jalan Trans Sulawesi , Kelurahan Salobulo , Kecamatan Wara Utara ,Kamis 08 September 2022

Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Tahan Sebuah Mobil Truk di Jalan Dr Ratulangi Poros Trans Sulawesi

Dalam Aksi Prakondisinya tersebut Aliansi Kelompok Cipayung Plus yang tergabung dalam lima oragnisasi nasional yakni GMKI, GMNI, KMHDI, PMKRI,LMND,dan KAMMI menahan sebuah mobil truk yang melintas di jalan poros Trans Sulawesi untuk kemudian dijadikan sebagai sarana dalam menyampaikan Aspirasi Penolakan Kenaikan BBM Bersubsidi

Saat Aksi, Para Ketua Lembaga menyampaikan Aspirasinya dengan membawa 5 ( Lima ) Tuntutan yang dimana diantaranya adalah

1. Mendesak Pemerintah Mencabut Kebijakan Kenaikan BBM Bersubsidi
2. Berantas Mafia Migas
3. Mendesak Pemerintah untuk Merevisi Perpres No.191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak
4. Bangun Industrialisasi Nasional dan Laksanakan UUD 1945 Pasal 33 dan ,
5. Tunda Proyek Strategis Nasional

Tak hanya itu ,Aksi Prakondisi ini juga telah membuat kemacetan di jalan poros trans sulawesi sehingga aparat kepolisian terpaksa harus merekayasa arus lalulintas menjadi satu arah

Para Ketua Lembaga memberikan warning kepada pemerintah jika kelima tuntutannya tidak di penuhi maka akan melakukan aksi secara terus menerus dengan kuantitas massa yang lebih besar

( F.Suade )