MOROWALI, Linteranews | Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Morowali menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Kamis (5/2/2026) pagi. Kecelakaan beruntun itu terjadi sekitar pukul 08.00 WITA di Jalan Trans Bahomakmur, tepatnya di dekat jembatan Desa Keurea.

Peristiwa tragis tersebut melibatkan satu unit mobil dump truk dan dua unit sepeda motor. Berdasarkan data kepolisian, kendaraan yang terlibat antara lain mobil Dump Truk Dutro warna hijau dengan nomor polisi DT 8823 BE, sepeda motor Yamaha warna hijau nomor polisi DT 3834 OA, serta sepeda motor Honda Scoopy warna hitam nomor polisi DW 2190 FO.

Kasat Lantas Polres Morowali Iptu Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H. menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap pengemudi kendaraan.

Dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan berawal ketika dump truk yang dikemudikan M.R. (21) bersama rekannya Y.S. (23) bergerak dari arah selatan Desa Bahomakmur menuju utara (Dermaga Keurea) sambil membawa muatan batu sungai.

Saat melintas di jalan menurun dekat jembatan Desa Keurea, kendaraan dump truk mengalami gangguan pada sistem pengereman (rem blong) sehingga tidak dapat dikendalikan, ” ujar Kasat Lantas.

Truk tersebut kemudian menabrak sepeda motor Yamaha DT 3834 OA yang dikendarai oleh B.S. (30). Tak berhenti di situ, truk juga menabrak sepeda motor Honda Scoopy DW 2190 FO yang dikendarai L.R. (27) dan berboncengan dengan anaknya F. (4).

Akibat kerasnya benturan, pengendara L.R. (27) dan anaknya F. (4) meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara pengendara lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.

Seluruh kendaraan yang terlibat sudah diamankan di Mapolsek Bahodopi, sedangkan pengemudi dump truk telah kami amankan di Mapolres Morowali untuk dimintai keterangan lebih lanjut,

Kasat lantas ,Iptu Ni Nyoman Sukreni.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan besar, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum beroperasi.

Pemeriksaan rutin sistem pengereman dan kelayakan kendaraan dinilai penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di wilayah hukum Polres Morowali khususya di daerah Bahodopi.(Ry.m).