Hadirkan Hj. Dewi Yull Sebagai Pemateri Kajian

PALOPO Lintera News — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) berkolaborasi dengan Kelompok Kerja (Pokja) I PKK Kota Palopo menggelar kajian Parenting Ibu-Ibu GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Palopo dan Sahabat Dakwah Almahyra menjadi Ibu yang dirindukan Anak bertempat di Aula Ratona kantor Wali Kota Palopo, Jumat 3 Juli 2026. Kajian Parenting Ibu-Ibu GOW menghadirkan Hj. Dewi Yull selaku pemateri kajian parenting.

Ketua BKMT Kota Palopo Hj. A. Suriani Andi Kaso, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan kajian parenting ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para ibu-ibu untuk membentuk karakter anak sesuai dengan tumbuh kembangnya.

Dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, para ibu- ibu dapat memahami dan menyerap ilmu parenting ini bagaimana berkomunikasi dengan baik sesuai karakter anak masing-masing sehingga terjalin ikatan batin yang kuat dan menjadikan keluarga tempat yang nyaman bagi mereka.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kesra Setda Kota Palopo, Drs. Taufik Gurrahman, M.Si., Mewakili Wali Kota Palopo memberikan sambutan mengucapkan selamat datang di Kota Palopo kepada Hj. Dewi Yull.

“Suatu kehormatan, kebanggaan dan kesyukuran tersendiri bagi kami, ibu berkenan hadir dan datang di kota yang Indah, Damai, Aman dan Nyaman. Kota Palopo ini yang telah meraih predikat sebagai daerah layak anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak,” ucapnya.

Taufiq juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kota Palopo yang dengan segala ikhtiar dan keistiqamahannya menghadirkan ragam program dan kegiatan bernuansa Islam, yang memberi syiar dakwah bagi masyarakat Kota Palopo, khusunya kaum wanita dan kalangan keluarga.

Melalui kesempatan ini, pemerintah Kota Palopo meyakinkan pada kita semua bahwa pengembangan dan penguatan program bagi kaum ibu atau kaum perempuan telah menjadi skala prioritas dalam kepemimpinan saat ini, diantaranya rencana pembangunan rumah sakit ibu dan anak, kredit usaha bagi kaum wanita untuk mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga, rumah singgah aman untuk anak dan perempuan yang butuh perlindungan.

Hal itu dilakukan karena secara demografi jumlah penduduk wanita di kota ini lebih dominan disbanding kaum laki-laki. Program tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kaum ibu, dan semoga ini mendapat dukungan dari semua pihak untuk mewujudkannya.

Dia berharap, BKMT selaku mitra pemerintah kota kiranya tetap berkolaborasi dalam mendukung serta menggalakkan program pemberdayaan perempuan dan kaum ibu.

Kegiatan ini dihadiri, pejabat pimpinan pratama, administrator lingkup pemkot palopo, Ketua BKMT Kota Palopo, Pimpinan organisasi wanita se-Kota Palopo serta Ibu Hj. Dewi Yull. (rls)