Palopo,Lintera News — Pasca Aksi Damai yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Rongkong,nama Etnis Rongkong menjadi perbincangan hangat dikalangan Masyarakat Kota Palopo

Dalam perbincangan tersebut tak sedikit Masyarakat Kota Palopo memberikan apresiasi terhadap etnis rongkong yang memperlihatkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta kesantunan dalam Aksi memperjuangkan harkat dan martabat rongkong di polres palopo

Hal tersebut terlihat pada aksi yang digelar pada tanggal 14 Maret 2022 kemarin yang dimana sepanjang jalan Opu to Sapaile telah di banjiri lautan manusia dari etnis rongkong yang berpakaian serba hitam,namun aksi unjuk rasa tersebut berjalan tertib,lancar dan aman tanpa anarkis

Mendengar tanggapan tersebut Ketua Almar, Suharsono sangat berterima kasih kepada warga masyarakat kota Palopo yang dimana telah mendukung pergerakan dan perjuangan etnis rongkong yang telah terdzholimi oleh oknum BPNB Sulawesi Selatan dalam sebuah karya Ilmiahnya yang mengatakan etnis rongkong adalah kaunan

Tak hanya itu,pada kesempatan ini pula Kordinator Almar,Suharsono mengatakan bahwa pergerakan dalam memperjuangkan harkat dan martabat etnis rongkong adalah merupakan sebuah kewajiban buat kami selaku generasi penerus para tokoh dan pejuang rongkong yang telah mempertahankan bangsa Luwu dari para penjajah

” Alhamdulilah berkat doa orang tua kita dan dorongan kekuatan dari para leluhur sehingga Aksi Damai di depan Polres Palopo dapat berlangsung Damai dan membuahkan hasil yang baik,karena apa yang menjadi tuntutan masyarakat rongkong telah di penuhi, yang dimana salah satunya adalah Iriani telah siap dikenakan Sanksi Adat ” Ungkapnya

Di akhir kata, Selaku Koordinator Almar,Suharsono kemudian memohon maaf kepada Masyarakat Kota Palopo khususnya para pengguna jalan yang sempat terhambat aktifitasnya akibat terhalang oleh Aksi Damai dari keluarga rongkong pada tanggal 14 Maret kemarin

” Selaku Koordinator Almar ,Saya mewakili seluruh keluarga rongkong memohon maaf kepada masyarakat kota Palopo khususnya para pengguna jalan yang terhambat aktifitasnya akibat Aksi Damai pada tanggal 14 Maret Kemarin ” tutup Suharsono

Disamping itu Jenderal Lapangan, Didit Prananda mewakili Aliansi Masyarakat Rongkong juga mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah ikut mengawal aksi damai ini sehingga dapat berjalan dengan baik tanpa ada kekurangan sedikitpun, adapun hal-hal yang kurang berkenan saya mewakili semua keluarga rongkong mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Terkhusus untuk pihak kemanan, bapak Kapolres kota Palopo yang telah berkomitmen, untuk menjaga aksi damai kami berjalan dengan lancar dan aman. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas komitmen beliau yang telah memediasi penyelesaian kasus penghinaan terhadap suku rongkong.

Adapun hasil mediasi antara perangkat adat rongkong dan pihak terlapor telah mencapai hasil yang sangat memuaskan bagi kami komunitas rongkong, dimana pihak terlapor telah bersedia menerima sangsi adat dari komunitas adat kami.

Sekali lagi saya mewakili keluarga besar rongkong mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak.Ungkap Didit

( F Suade )