LUWU UTARA,Lintera News |   Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus memacu hilirisasi sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah. Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara, Pemkab menggelar Sosialisasi Hilirisasi Pengembangan Kawasan Kakao sebagai langkah strategis mendorong produksi kakao di daerah penghasil kakao terbesar di Sulawesi Selatan ini. (30/09/2026)

​Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk menyukseskan program strategis nasional ini.

“Apapun usaha yang kita geluti, terus kita lakukan bersama dan berkolaborasi. Pemerintah sangat gencar memberikan stimulan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Luwu Utara,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti pergeseran peran koperasi yang kini 95% telah diambil alih oleh UMKM, dari total 13.700 UMKM di Luwu Utara yang bergerak di sektor pertanian dan industri.

​Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah memberikan bantuan bibit kakao berkualitas beserta Hari Orang Kerja (HOK) guna mendukung perluasan tanaman kakao. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi untuk memasok kebutuhan industri.
Jumail juga menyampaikan apresiasi kepada PT Triwarna Lestari selaku penyedia bibit. “Kami mengapresiasi keterlibatan PT Triwarna Lestari. Semoga bibit yang disalurkan selalu sesuai spesifikasi,” tambahnya.

​Guna memastikan keberhasilan di lapangan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diminta mendampingi petani secara intensif agar teknologi pertanian dapat dipahami dan diterapkan secara optimal. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, penyedia bibit, dan petani menjadi kunci utama kemajuan kakao Luwu Utara.(S.Soni)