PALOPO.Lintera News | Ribuan Pegawai Honorer R2 dan R3 di Kota Palopo melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Palopo pada Senin, 3 Februari 2025.

Mereka melakukan long march dari Lapangan Rampoang menuju gedung DPRD Kota Palopo untuk menyampaikan aspirasi terkait kejelasan nasib Honorer R2 dan R3 di lingkungan Pemerintah Kota Palopo.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, mereka menuntut kejelasan mengenai pengangkatan pegawai R2 dan R3 dari status paruh waktu menjadi penuh waktu.

Ribuan pegawai honorer tersebut menduduki gedung DPRD Kota Palopo dan diterima langsung oleh Wakil Ketua I dan II serta beberapa anggota DPRD.

Ketua Forum Honorer Kota Palopo,Ahmad meminta kepada anggota DPRD dan Pemerintah Kota Palopo untuk memberikan kepastian mengenai pengangkatan Honorer R2 dan R3, agar mereka diangkat sepenuhnya dari pegawai paruh waktu menjadi pegawai penuh waktu.

“Kami ingin dijadikan PPPK penuh waktu, dan pada hari ini kami butuh kepastian apakah kami bisa diakomodir selama satu tahun untuk perubahan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu,” tegas Ahmad.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Palopo,Irfan Dahri menjelaskan bahwa pengangkatan dari paruh waktu menjadi penuh waktu untuk semua Honorer R1,R2 dan Honorer tahap 2 bisa dilakukan, asalkan anggaran daerah mampu menggaji seluruh PPPK penuh waktu. Pasalnya, nilai nominal yang diterapkan untuk PPPK penuh waktu harus sesuai dengan standar UMP, yang berbeda dengan paruh waktu yang disesuaikan dengan kemampuan daerah.

“Pengangkatan dari paruh waktu ke penuh waktu untuk semua Honorer tahap pertama dan kedua  bisa saja dilakukan asalkan anggaran daerah mampu menggaji seluruh PPPK penuh waktu”pungkas Irfan

Di sisi lain, Wakil Ketua II DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil, mengungkapkan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para honorer tersebut serentak dilaksanakan di berbagai daerah. Ia menjelaskan akan menindaklanjuti aspirasi para honorer ini ke pemerintah kota Palopo terkait dengan pengangkatan dari paruh Waktu menjadi Penuh Waktu

“Kami dari DPRD Kota Palopo akan menindaklanjuti daripada aspirasi para honorer untuk kemudian membicarakan bersama pemerintah kota palopo yang dalam hal ini adalah PJ.Walikota palopo untuk mencarikan solusi mengenai berapa kemampuan fiskal untuk menggaji mereka” ujarnya