LUWU .Linteranews.com – Hayarna Basmin, Ketua Forum Kabupaten atau Kota Sehat (FKKS) Kabupaten Luwu mengajak PPNI Luwu untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting sebagai salah satu program nasional.

Hal itu disampaikan Hayarna saat menghadiri Family Gathering di Hotel Tazlilah Desa Buntu Matabing Kecamatan Larompong, Kemarin, Minggu, 5 Februari 2023.

Ia juga mengapresiasi pengurus DPD PPNI Luwu yang sampai saat ini solid dan senantiasa mempertahankan silaturrahminya,

“Silaturrahmi ini harus tetap dijaga dan dipertahankan agar kekompakan dan persatuan itu bisa terjalin dengan erat terutama dalam melaksanakan berbagai program kerja organisasi,” ucapnya.

Salah satu diantaranya kata Hayarna ialah bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Luwu.

Olehnya sambung Haryana, Pengurus PPNI Luwu yang jumlahnya mencapai 1127 orang se Kabupaten Luwu, istri Bupati Luwu ini meminta PPNI turut mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting.

“Kita ketahui bersama pengurus PPNI itu terstruktur mulai dari pusat hingga tingkat kabupaten, nah ini ada program nasional yang harus kita dukung secara bersama-sama sehingga program percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Luwu bisa mencapai target 0% pada tahun 2024,” imbuhnya.

Partisipasi PPNI Luwu, salah satunya menjalankan program nasional; antara lain turut memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pada setiap pelayanan kesehatan yang ada.

“Yaitu bagaimana masyarakat mengkonsumsi makanan yang bergizi, edukasi minum tablet tambah darah bagi remaja putri dan pemberian ASI eksklusif kepada bayi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Luwu, Sahrun menjelaskan, kegiatan Family Gathering ini merupakan salah satu program kerja di periode kepengurusannya.

“Selain memberikan relaksasi yang bernuansa kekeluargaan, tujuan utamanya adalah memperkuat kembali silaturrahmi yang sempat terputus selama tiga tahun, dampak dari pandemi Covid–19,” ungkap Sahrun.

“Selama tiga tahun sejak 2020-2022, rekan sejawat yang disibukkan dengan penanganan pasien penderita Covid-19 serta penanganan pasien penderita penyakit lainnya,” sambungnya.

Olehnya, selama tiga tahun ini, jangankan bersilaturrahmi dengan teman sejawat, keluargapun bahkan ditinggal demi untuk melakukan penanganan bagi penderita Covid-19.

“Sehingga kegiatan ini kita harapkan dapat kembali terjalin komunikasi, konsolidasi dan harmonisasi dalam memperkuat persaudaraan dan persatuan PPNI Kabupaten Luwu untuk mengawal program-program Pemerintah Daerah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya (***)