LUWU.Lintera News | Personil Kodim 1403/Palopo yang dipimpin Serma Asri Dahlan melaksanakan kegiatan pembersihan rumah Warga yang terdampak Banjir di Dusun Padang-Padang,Desa Kurrusumanga, Kecamatan Bajo,Kabupaten Luwu ,Minggu 12 Mei 2024

Kegiatan ini di laksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap Masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam karena TNI dan Rakyat adalah satu bagian yang tidak terpisahkan sesuai dengan wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat kuat

Dalam menjalan aksi kemanusiaan nya tersebut , Personel Kodim 1403/Palopo mulai bergerak turun kerumah – rumah dengan tujuan membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir kemarin

Adapun rumah Warga yang menjadi sasaran Personel Kodim 1403/Palopo yakni Rumah Sudirman ( 55 ) Islam, Wiraswasta Warga Dusun Padang-Padang, Desa Kurrusumanga, Kec Bajo, Kab. Luwu.Rumah Hj. Hafisah, (57) Islam, Pekerjaan IRT, Warga Dusun Padang-Padang, Desa Kurrusumanga, Kec . Bajo, Kab. Luwu.dan selanjutnya Rumah Syahban,( 60 ) Islam, Pekerjaan Tani, Warga Dusun Padang-Padang, Desa Kurrusumanga, Kec. Bajo, Kab. Luwu.

Dandim 1403/Palopo ,Letkol Arm Kabit Bintoro Priyambodo mengungkapkan bahwa pasca bencana di Luwu ,personel Kodim 1403/Plp telah terbagi tugas Kemanusian,sebagain Personel ada yang melakukan Evakuasi Warga yang sakit ,kemudian ada yang berjaga di Posko dan Dapur Umum dan ada pula yang di tempatkan khusus untuk membantu Warga terdampak bencana dalam pembersihan rumah dan fasilitas umum

” Kami sudah bagi tugas ,jadi masing-masing personel sudah tau posisinya untuk tugas Kemanusian ada yang melakukan Evakuasi Warga yang sakit ,kemudian ada yang berjaga di Posko dan Dapur Umum dan ada pula yang di tempatkan khusus untuk membantu Warga terdampak bencana dalam pembersihan rumah dan fasilitas umum ” ungkap Dandim Letkol Arm Kabit Bintoro

Selain itu,Dandim 1403/Palopo.Letkol Arm Kabit Bintoro Priyambodo berharap agar bencana khususnya di kabupaten Luwu segara berakhir dan warga kembali menjalan kehidupan yang normal

” Semoga bencana di Luwu segera berakhir dan dan warga kembali menjalan kehidupan yang normal” harapnya (***)