LUWU TIMUR,Lintera News | Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke-130 yang dilaksanakan Kodim 1403/Palopo di Desa Parumpanai, Kabupaten Luwu Timur menjadi wujud sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil.
Melalui program tersebut, berbagai sasaran fisik dan non fisik dilaksanakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ikram warga Desa Parumpanai, Kabupaten Luwu Timur yang menjadi wilayah sasaran program TMMD ke-130 mengaku bersyukur dengan hadirnya program TMMD di daerahnya. Hal ini bukan tanpa alasan mengingat setelah dilakukan perbaikan jalan yang selama ini rusak parah, maka dirinya dan masyarakat lainnya akan semakin mudah dalam melakukan aktivitas berkebun.
” Alhamdulillah sangat bersyukur karena selama ini jalan itu menjadi satu-satunya akses kami untuk berkebun dan menjual hasil perkebunan ke ibukota Kabupaten, dengan diperbaikinya jalan tersebut tentu makin lebih enak kita pergi panen kakao dan sawit,” Kata Ikram, Rabu (14/10/16).
menjelaskan selama ini warga sekitar harus menempuh medan yang cukup sulit dan berat saat akan menuju lokasi kebun untuk memanen, bahkan ketika memasuki musim penghujan masyarakat terpaksa harus menggunakan katinting (Perahu) untuk sampai ujung jalan penghubung antar dusun tersebut.
” Sulit sekali jalan pak, kalau musim penghujan ya pasti dalam lumpurnya bahkan biasa banjir yang mencapai dada orang dewasa sehingga harus naik perahu untuk sampai di ujung jalan ini, Hal itu terpaksa dilakukan karena sebagian mata pencarian kami melawati jalan ini,” Terangnya.
Sementara itu Komandan Kodim 1403/Palopo selaku Dansatgas TMMD Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro mengatakan jika pemilihan Desa Parumpanai sebagai lokasi sasaran peningkatan jalan Desa dan Rabat beton pada TMMD tahun ini didasarkan oleh kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan yang diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup warga.
Diakui TMMD kali ini pihaknya memiliki program peningkatan jalan dan rabat beton yang juga merupakan program untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
” Peningkatan jalan dan rabat beton ini merupakan impian masyarakat yang disampaikan secara langsung, dimana akses jalan rusak ini sudah bertahun-tahun ya diharapkan masyarakat dan akhirnya kita bisa menjadikannya sasaran yang juga sesuai koordinasi dengan Pemda karena ini tujuannya untuk ekonomi masyarakat,” Tegas Dandim.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga diisi dengan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan semangat gotong royong. Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu kekuatan utama program TMMD.
Melalui kerja sama antara personel TNI, pemerintah daerah, dan warga, pembangunan diharapkan berjalan lebih efektif sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan yang telah diwujudkan.(*)


