Di Nilai Gagal Paham,Camat Seko Angkat Bicara

Headline News371 Dilihat

Luwu Utara Linteranews – Menanggapi pemberitaan salah satu Media Online Portal Luwu Raya News.ID yang menyebutkan nama Camat Seko di nilai gagal paham terkait instruksi Bupati tentang penanganan Covid-19, dengan dilakukannya penutupan akses jalan darat sementara untuk masuk dan keluar wilayah Seko yang mulai diberlakukan pada hari Kamis membuat Camat Seko Akbar Ali angkat bicara (07/05/2020).

Camat Seko kepada Awak Media ini mengungkapkan bahwa,Saya mau meluruskan berita tersebut bahwa penutupan akses jalan darat masuk Seko itu hanya sifatx sementara,hal ini kita lakukan atas desakan tokoh-tokoh masyarakat seko,sejak bulan maret yang lalu,namun setelah ada informasi bahwa Luwu Utara khususnya di Kecamatan di daerah dataran luwu utara telah memiliki data yang terkonfirmasi positif Covid-19, masyarakat menganggap Pemerintah Kecamatan Seko lemah dalam penanganan pencegahan Covid-19,sehingga saya selaku Camat dan Forkopincam melakukan pertemuan bersama para kepala Desa dan tokoh-tokoh masyarakat seko pada tanggal 03/05/2020 dan sepakat untuk melakukan penutupan sementara  akses jalan darat keluar dan masuk wilayah Seko.ujar Akbar Ali,S.sos

Setelah itu,bahkan kami turun langsung standbay di posko titik penutupan jalan, selama 3 hari 3 malam dan bersosialisasi kepada masyarakat yang lewat keluar maupun masuk wilayah Seko, mulai hari senin 04/05/2020 sampai kamis 07/05/2020. Jadi penutupan jalan ini bukan kemauan saya sendiri seperti apa yang diberitakan oleh portal Luwu Raya News.ID, tapi itu kemauan masyarakat yang telah disepakati bersama,

Lagi pula,penutupan jalan ini bukan lockdown yang menutup total akses jalan, kita tetap memberi ruang bagi masyarakat yang tujuannya jelas dan darurat untuk keluar dan masuk wilayah Seko dengan memperhatikan surat rekomendasi dari pemerintah desa dan para medis desa masing-masing, dengan tetap memperhatikan protokol tentang pencegahan penyebaran Covid-19.

Lalu kemudian,Pemenuhan bahan sembako tetap kita pikirkan  supaya masyarakat seko tdk  kekurangan bahan pokok sembako , dan saat ini saya telah memesan pengadaan gula sebanyak 1 ton dari bulog untuk kita sebar keseluruh wilayah Kecamatan Seko dengan hanya akan memperhitungkan harga dari bulog dan biaya angkutnya, tanpa mendapatkan keuntungan sepersenpun.

Dan Pesawat kargo yang mengangkut  kebutuhan  sembako 1 ton perhari itu tetap juga dipantau pemenuhannya terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk kestabilan harga, dan kita akan segera menunjuk beberapa mobil ekspedisi untuk turun ke kota mengambil kebutuhan tambahan dan Bahan Bakar Minyak (BBM), agar jejak perjalanan mobil dan sopir-sopir terpantau dan di pastikan tidak terinfeksi Covid-19, ungkap Akbar Ali, Camat Seko.

Olehnya itu terkait surat permintaan pemberhentian sementara pesawat kargo di Bandara Seko yang saya ajukan ke Bupati tertanggal 02/04/2020 yang lalu, itu juga merupakan desakan masyarakat   jika barang yang diangkut melalui pesawat tidak di sterilkan terlebih dahulu untuk pencegahan penyebaran Covid-19 , dan karena adanya persoalan manajemen di internal Perumda yang disoroti masyarakat yang dianggap tidak sesuai tujuan subsidi pesawat kargo dan perlu dibenahi.

Jadi surat permintaan pemberhentian itu jauh sebelum dikeluarkannya Instruksi Bupati Bersama Forkopimda Luwu Utara yang dikeluarkan tanggal 04/05/2020, justru saat ini kita sangat mengharapkan adanya penambahan kapasitas angkutan pesawat kargo jika masih memungkinkan dalam masa pandemi ini, Lanjut Akbar.

Jadi sangat di sayangkan pemberitaan Portal Luwu Raya News.ID ini,yang tidak berimbang dalam pemberitaannya,kita harap jika ada informasi dari masyarakat tekait kebijakan yang kita lakukan,harusnya di konfirmasi terlebih dahulu ke pihak kami agar tidak menyesatkan para pembaca berita,Tambah camat seko Akbar Ali S,Ssos dengan nada yang penuh semangat juang melawan covid-19

Di samping itu Sekertaris Desa Padang Balua, Yefta Doda membenarkan bahwa penutupan jalan sementara itu atas dasar permintaan masyarakat.saat kami melakukan rapat, terkait penanganan pencegahan penyebaran covid -19 pada tanggal 30/04/2020 di aula kantor desa, penutupan sementara akses jalan darat masuk ke wilayah seko adalah sala satu usulan tokoh-tokoh di desa kami untuk di ajukan ke camat agar segerah di tindak lanjuti, ungkap sekdes desa padang balua.

Terpisah Ketua Forum Komunikasi LSM-PERS kabupaten Luwu Utara Almarwan,mengatakan bahwa menutup akses jalan keluar masuk ke suatu wilayah guna mencegah penyebaran Virus Covid -19 yang sangat cepat penyebarannya itu adalah salah satu bagian dari Karantina  Wilayah untuk mencegah penyebaran Virus Corona jadi saya rasa apa yang di lakukan camat seko itu sudah benar,apalagi para Kades di Seko dan Tokoh-Tokoh serta Masyarakat Seko mendukung .

Jangan nanti ada korban berjatuhan  baru ada tindakan tegas,saling menyalahkan,masyarakat salahkan pemerintah,pemerintah juga salahkan masyarakatnya. Dan yang terpenting juga yang harus di perhatikan camat seko selaku pemerintah camat seko dan para kades di seko,adalah masalah kebutuhan pokok masyarakat seko,jangan sampai mereka susah makan dan minum,jadi kebutuhan pokok masyarakat seko harus di pastikan mencukupi oleh camat dan para kades di seko.lanjut Marwan

Apa lagi kalau kita melihat perkembangan kasus covid-19 di luwu utara yg terus bertambah saat ini,maka Saya mau katakan bahwa,kebijakan yang dilakukan camat seko dan para kades di seko itu bisa menjadi pertimbangan bagi bupati luwu utara , agar juga dapat melakukan hal yang sama menutup akses jalan keluar masuk ke daerah kita ini supaya orang-orang tidak bebas keluar masuk ke daerah luwu utara,dengan demikian pemerintah bisa lebih mudah mengontrol, mengawasi dan mencegah penyebaran Virus Covid 19 tersebut,Tambahnya

Dan seandainya saya bupati apa lagi dana atau anggaran daerah mendukung  untuk karantina wilayah,saya akan berlakukan karantina wilayah itu,untuk menyelamatkan masyarakat  dari kematian yg di akibatkan suatu virus penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan,tutup,Almarwan ketua forum komunikasi LSM-PERS Lutra ( Syamsir Sony )