PALOPO Lintera News — Kemarau panjang dan di tengah keluhan terkait gangguan distribusi air dan pipa pecah, Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal bergerak cepat.

Dari Palopo menuju Kota Daeng, Makassar, Wali Kota Palopo bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Rabu 7 Oktober 2026, untuk mengunci komitmen percepatan pembangunan infrastruktur air minum.

Wali Kota Palopo menegaskan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya air bersih, menjadi prioritas utama pemerintahannya.

Dalam kunjungan tersebut membahas kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pengembangan dan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Palopo.

Dalam pembahasan bersama Tim Rekomtek BBWS Pompengan Jeneberang, Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo menyampaikan usulan peningkatan dan pengembangan kapasitas pada tiga sistem pelayanan, yakni SPAM Batupapan, SPAM Battang, dan SPAM Latuppa.

Untuk SPAM Batupapan, kapasitas eksisting sebesar 50 LPD diusulkan meningkat sebesar 50 LPD menjadi 100 LPD. Sementara SPAM Battang yang saat ini memiliki kapasitas 110 LPD diusulkan mendapat tambahan 50 LPD sehingga menjadi 160 LPD.

Adapun SPAM Latuppa diusulkan mendapat tambahan kapasitas sebesar 20 LPD sebagai bagian dari pengembangan sistem pelayanan air minum.

Secara keseluruhan, usulan pengembangan tersebut mencakup tambahan kapasitas sebesar 120 LPD. Dengan kapasitas eksisting sebesar 550 LPD, kapasitas pelayanan setelah pengembangan diproyeksikan mencapai sekitar 670 LPD.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan pelayanan air minum. Dari kondisi eksisting sekitar 46.000 pelanggan, pelayanan diproyeksikan dapat meningkat hingga sekitar 53.600 pelanggan atau bertambah sekitar 7.600 pelanggan apabila seluruh usulan pengembangan dapat direalisasikan.

Untuk mendukung optimalisasi dan pengembangan SPAM tersebut, Pemerintah Kota Palopo juga mengajukan dukungan kepada BBWS Pompengan Jeneberang, khususnya untuk pembangunan komponen penangkap air baku dan jaringan pipa air baku.

Dalam pengajuan tersebut, Pemerintah Kota Palopo menyampaikan komitmen untuk mendukung pelaksanaan pembangunan. Kesiapan lahan menjadi salah satu bagian yang telah dipersiapkan, dengan lahan yang tersedia dinyatakan tidak dalam status sengketa serta didukung dokumen Detailed Engineering Design (DED).

Pemerintah Kota Palopo juga menyatakan kesiapan untuk menerima dan memelihara infrastruktur optimalisasi dan pengembangan SPAM yang nantinya terbangun.

Menindaklanjuti pembahasan tersebut, Tim Rekomtek BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan dukungan terhadap usulan pengembangan SPAM Kota Palopo sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelayanan dan memperluas cakupan layanan air minum kepada masyarakat.

Tim Rekomtek BBWS selanjutnya mengarahkan Perumda Tirta Mangkaluku untuk melengkapi sejumlah dokumen persyaratan pendukung, meliputi Readiness Criteria, DED, Izin atau Persetujuan Lingkungan, serta dokumen Kesiapan Lahan.

Dokumen tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut BBWS dalam proses pengembangan SPAM di Kota Palopo.

Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo selanjutnya akan mempersiapkan dan melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan untuk mendukung usulan pengembangan tersebut.

Pengembangan SPAM Batupapan, SPAM Battang, dan SPAM Latuppa diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan air minum Perumda Tirta Mangkaluku, meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi, serta memperluas cakupan pelayanan bagi masyarakat Kota Palopo.

Kunjungan kerja tersebut turut didampingi Direktur Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palopo. (rls/him)