PALOPO Lintera News — Komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam mewujudkan masyarakat yang sehat kembali dibuktikan. Bersama Tim Penggerak PKK, Dinas Kesehatan, RSUD Sawerigading, Kecamatan Wara dan Puskesmas Wara, tracing TBC terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis digelar kampus Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), Kamis 8 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya deteksi dini TBC sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ketua TP PKK Kota Palopo, Ny. Megawati Akhmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanggulangan TBC tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“TBC bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kepedulian, keterlibatan, dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, TP PKK Kota Palopo turut mengambil peran aktif melalui kader-kader PKK di tengah masyarakat dengan mengusung gerakan PKK SIGAP TB (Sinergi Gerakan Aktif Tracing TBC).

“Melalui PKK SIGAP TB, kita ingin membangun gerakan yang lebih aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, melakukan penelusuran dan menemukan terduga TBC secara lebih dini, serta mendorong masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan melalui Cek Kesehatan Gratis atau CKG,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ny. Megawati menilai lingkungan perguruan tinggi merupakan tempat yang strategis untuk membangun kesadaran kesehatan di kalangan generasi muda.

“Hari ini kita laksanakan di lingkungan kampus. Bagi kami, kampus adalah tempat yang sangat strategis. Mahasiswa bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga dapat menjadi agent of change dan penyambung informasi kesehatan kepada keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Dinas Kesehatan Kota Palopo, tim RSUD Sawerigading, Rektor UNCP beserta jajaran, Kecamatan Wara, Puskesmas Wara, serta kader TP PKK Kota Palopo. (rls/him)